Review sword art online:ordinal scale


Siapa saja nih,diantara teman-pembaca yang sudah nonton sword art online:ordinal scale yang tayang mulai 22 maret 2017 di indonesia.saya yakin cukup banyak yang antusias sama seri anime satu ini,apalagi sequelnya belum juga dilanjutkan hampir 3 tahun ini.dan malah mendapatkan versi movie nya menjadi angin segar bagi para penggemarnya.

 Tentu banyak diantara teman-pembaca yang suka anime action-romance karena memadukan pertarungan dengan aksi yang menegangkan diselingi dengan rasa kekeluargaan dan kasih sayang sebagai pelengkapnya.tak luput dengan anime movie yang satu ini.sword art online:ordinal scale termasuk salah satunya,cuma hal yang membuatnya berbeda dengan anime action-romance pada umumnya terletak pada maksud dan tujuan,dimana kalau anime lainya mungkin tujuan nya untuk bertahan hidup,melawan yang jahat untuk menegakkan kebenaran,atau untuk sekedar mencari rivalitas.tapi anime movie ini maksud dan tujuan inti ceritanya adalah untuk menjawab tantangan para gamer yang haus akan inovasi  dan petualangan menaklukkan beragam rintangan dengan pengembangan teknologi yang beriringan dengan kemudahan manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,jadi teknologi baru yang disebut:ordinal scale,memiliki fungsi ganda bermain dan beraktivitas.
  Yah,sebelum dilanjutkan,saya mau basa-basi dulu nih.jadi ceritanya ini mungkin rezeki saya kali yah ^_^ karena penayangan nya di indonesia diundur bulan maret ini karena permasalahan teknis,padahal jadwalnya mau ditayangkan secara world premiere tanggal 18 februari lalu,tapi waktu itu saya lagi hiatus ada keperluan,sempat disayangkan namun hal itu telah terbayarkan akibat di-pending ^_^ hehe he.
 Oke,basa-basi udah selesai,kita lanjut sama pengenalan karakternya:ada 4 karakter utama yang wajib teman-pembaca ketahui,yang pasti,nomor 1 adalah:

 Kirgaya kazuto



Tentu bintang utamanya jadi prioritas,karena karakter utama yang satu ini dikisahkan keren banyak kelebihan nya,dijuluki sebagai black swordman di dunia VR,namun apa daya,di kisahnya kali ini,kirito terlihat lemah kemampuanya karena tidak beradaptasi dengan cepat seperti game VR.dimana ordinal scale adalah sebuah game berbasis AR dimana tenaga dan fisik energi untuk mengikuti permainan menggunakan tubuh yang sesungguhnya.jadi ini menjadi kelemahan kirito,ia pun sedikit sulit menaklukkan kendala dalam dirinya dan mencoba melatih fisiknya agar lebih tangguh,di samping itu ternyata keberadaan ordinal scale juga memudahkan orang-orang menjalani aktivitasnya menjadi lebih praktis,namun dibalik kelebihan tersebut,ada kejanggalan yang dirasakan kirito yang akan menjadi masalah utama dalam kisahnya.

 Asuna yuuki


Lalu,jangan lupakan begitu saja dengan heroine yang satu ini,dimana peran asuna tak kalah pentingnya untuk membuat ceritanya lebih hidup,selain pasangan kencan,asuna dan kirito juga menjadi duet pasangan menaklukkan musuh dalam permainan ordinal scale,dimana asuna terlihat lebih unggul dan beberapa kali menjadi penyusun strategi juru kunci permainan (ituloh,orang yang terakhir kali menyerang musuh hingga mampu memusnahkanya),hal ini membuat kirito sedikit minder.namun malangnya. asuna menjadi salah satu korban tak bersalah yang dilakukan oleh oknum tertentu (korban apa nih,ah sepertinya teman-pembaca akan tau nanti)

 Shigemura yuuna


 Ternyata game baru ordinal scale ini punya model sekaligus penyanyinya ,yaitu yuuna,dimana ia bernyanyi ketika para peserta sibuk bertarung.jadi kehadiranya menjadi penghibur yang bisa buat penyemangat,pengganggu atau buat pesertanya terlena ^_^ .kalau karakter utamanya menyanyi begini jadi keingat to aru majutsu no index:endymion no kiseki,
 Dibalik kawaiinya yuuna yang hobi dalam hal bernyanyi,ternyata sosok dirinya yang lain terlihat sangat misterius?

 Nochizawa eiji


 Dalam sebuah anime action tentu ada yang namanya pertarungan,dan pertarungan juga melibatkan saingan,nah mungkin lebih tepatnya menurut saya,eiji disini menjadi rival kirito di sebuah scene yang cukup penting,dimana kirito menjadi yang lemah.kirito mencurigai gerak-gerik eiji hingga akhirnya dia terlibat dalam akar permasalahan.dan pertarungan tak dapat terhindarkan.

Baca juga Review rokka no yuusha,dijamin seru
 Dan tentunya masih banyak karakter lainya,tapi sepertinya tak perlu saya bahas karena sebagian besar teman-pembaca sudah tau siapa mereka,dan sebelum saya berikan sinopsis dan reviewnya,mari disimak sebentar infonya.semoga membantu:

 Info:

 Type:Movie
Episodes:1
Status:Finished Airing
Aired:Feb 18, 2017
Studios:A-1 Pictures
Source:Light novel
Genres:Action,Game,Adventure,Romance,Fantasy
Duration:1 hr. 59 min.
Rating:PG-13 - Teens 13 or older

  Statistics:

Score:8.431(scored by7,715users)
Ranked:#1412
Popularity:#744
Members:87,001
Favorites:917

 Source&credit info:myanimelist.net

 More info:Klik disini

  •  Synopsis

 Kisah dimulai ditahun 2026,  4 tahun telah berselang ketika tragedi game VR,nervegear.ketika semua orang ramai beralih menggunakan game baru berbasis AR yang tak mengganggu kesadaran seseorang dan memudahkan segala aktivitas lebih praktis karena sistem yang dibangun bertolak belakang dengan game berbasis VR,sistem baru tersebut adalah ordinal scale dengan alat bantu yang disebut augma.
  Namun dibalik kelebihan tersebut,ada beberapa penyimpangan dalam progam jenis baru tersebut karena lokasi maupun monster yang dihadapi menggunakan data dari aincrad,belum lagi ada tujuan terselubung dibalik kesuksesan ordinal scale dimainkan banyak orang oleh oknum tertentu.
  Akhirnya kirito pun menyadari bahwa sesuatu yang menyimpang dalam memainkan game tersebut,ia akhirnya menyelidiki tentang apa yang telah terjadi.untuk mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.

  •  Review

 Sebelum saya mulai,saya ingin beri penjelasan dahulu,antara VR dan AR.vr (virtual reality) merupakan jenis game yang menggunakan kesadaran dan pikiran seseorang untuk menuju dunia virtual,dimana tubuh yang diperlihatkan juga sama utuhnya.ibaratkan seperti mimpi,namun terekam jelas,dapat bertindak layaknya hidup normal,cuma kesanya dunia virtual tersebut hanyalah buatan,
 Lalu AR (augmented reality) merupakan kebalikan nya,dimana dalam penggunaanya,tanpa mengorbankan kesadaran dan fikiran.lebih jelasnya seperti hidup normal,menggunakan fisik dan energi.cuma karena pengguna menggunakan augma berbasis ordinal scale,maka segala penampilan/visual seperti di dunia penuh fantasi,apakah teman-pembaca masih ingat teknologi hologram yang ada dalam anime psycho-pass.mungkin lebih kurangnya seperti itu,tapi ordinal scale jauh lebih kompleks,karena dalam penggunaan nya,tidak hanya untuk seorang gamer saja.bahkan orang-orang umum dalam kisahnya juga menggunakan augma untuk memudahkan tugas sehari-hari.walaupun AR terlihat unggul,namun tetap ada kekurangan nya.diantaranya tidak dapat berpindah tempat ke tempat lain seperti yang tampak pada SAO s1 dimana perpindahan mudah dilakukan,lalu tidak dapat mendekatkan yang jauh untuk saling bertatap wajah secara langsung seperti virtual game.juga tidak dapat terbang.dan yang paling jelas,game ini membutuhkan ruang publik umum khusus di dunia nyata untuk menjalankan game nya.para peserta akan dikumpulkan pada malam hari.
  jadi kesimpulan nya vr game yang menyerupai dunia nyata dan ar game menyerupai dunia virtual,jadi keduanya saling berlawanan.

 Oke kita mulai reviewnya.jadi first impression dari saya cukup baik karena menjadi angin segar yang sehat apabila sequel setelah movie mendapatkan adaptasi anime (s3).karena hal-hal yang benar-benar baru diperlihatkan dalam kisahnya,hal ini menandakan bahwa semakin hari teknologi semakin maju untuk memudahkan kehidupan manusia yang tak pernah puas,ada saja yang mereka usahakan untuk memudahkan untuk memberikan inovasi yang dapat diterima masyarakat luas.kalau ingat AR teman-pembaca yang memainkan game pokemon GO tentu tak asing lagi dengan teknologi augmented reality (sayangnya saya gak ikutan main pokemon go)
 Haha,agak ngelantur nih ^_^ balik ke TPK.jadi ceritanya diluar perkiraan saya seperti apa yang dibayangkan sebelumnya.dimana kali ini masalah utamanya terletak dari tindakan yang direncanakan untuk mengambil hal yang berharga hingga hal yang berbahaya akan terjadi,kepada para pemain tanpa mereka sadari.yang dilakukan oleh oknum tertentu,dimana hal itu dilakukan untuk menebus kesalahan maupun penyesalan di masa lalu. Lalu orang yang pertama kali menyadari kejanggalan ini tentu sang MC.black swordman alias kirito pun menyelidiki tentang apa yang telah terjadi,dimana pemicunya karena asuna telah menjadi salah satu korbanya.
  Lalu disini saya melihat kirito sebagai sosok yang berjuang keras,dimana untuk melakukan penyelidikan,ia berlatih kendo dengan keras untuk menaklukkan rintangan game AR dan berusaha menyaingi si nomor 2 karena kirito melihat gerak geriknya sangat misterius.perlahan namun pasti,kirito mengetahui kebenaran dalam game tersebut dan apa tujuan utamanya diciptakan.lalu menguak siapa dalangnya dibalik ini semua.ternyata semua ini dilakukan untuk......... ah sudahlah,yang pasti tentang ingatan.silahkan teman-pembaca sedikit merenung banyak berimajinasi.karena mungkin ada beberapa bagian yang tak dapat diprediksi.
 Awal-awal saat nonton,saya prediksi masalah utamanya adalah kerusakan sistem,maupun penaklukkan antagonis kejam,ternyata hal itu meleset jauh,masalah utamanya mengenai memanfaatkan sebuah sistem untuk keuntungan pribadi namun merugikan banyak orang.
  Untuk kerjasama tim,versi movie nya juga mempertahankan dengan bahkan kekompakan mereka menghasilkan serangan yang dahsyat untuk menaklukkan beragam rintangan.jadi saya lega rasanya karena beberapa waktu lalu sebelum tayang,beredar rumor kurang sedap yang membuat keruh suasana,yang buat perpecahan hati sesama penggemarnya,namun kenyataan nya hal itu tidak terjadi.memang sih versi movie nya ini tidak memberikan kejutan mendadak seperti SAO s2:phantom bullet cour ke-1 dimana saya dibuat mencekam.namun ada hal yang buat saya tak kalah terkejutnya dan mungkin menjadi kunci jawaban para penggemarnya.banyak yang tau bahwa sao s1,kirito cs hanya mampu menyelesai hingga lantai 75,itupun dengan susah payah.namun di sword art online:ordinal scale akan diperlihatkan apa yang belum pernah terlihat.yaitu bos-bos yang super.dan yang paliiiing seru ketika cerita memasuki klimaks/pemuncaknya.apa itu??? Yaitu kirito cs harus melawan...........?,wow ini sungguh-sungguh tidak saya prediksi bahkan gak nyangka aja.(seingat saya sewaktu nonton sao s1,lawan terakhir mereka adalah sang pencipta aincrad sendiri yaitu kayaba akihiko sendiri,tapi entahlah,teman-pembaca boleh tegur saya apabila ini sebuah kekeliruan).dimana musuh terakhir ini sangat kuat,bahkan super kuat,karena inilah kirito mendapatkan jati dirinya kembali sewaktu di aincrad yang dijuluki sebagai 'black swordman' dan mendapatkan sesuatu yang super membuat ia kokoh menjadi orang yang terdepan.

 Dan terakhir,anime movie ini gak melulu isinya action-fantasy,banyak hal yang membuatnya seru,salah satunya dari segi comedy terlihat sangat ringan yang mampu membuat teman-pembaca tertawa lepas sejenak untuk memecah ketegangan/kejenuhan bagi yang menganggap terkesan monoton.sekali lagi saya tegaskan bahwa sword art online:ordinal scale,membawa angin baru yang segar,jadi ceritanya terasa fresh (yah,ini mungkin hanya pendapat saya).
 Oke,review selesai,saatnya penilaian dimulai dari yang pertama:

  •  Story 8,7/10

 Mungkin teman-pembaca yang sudah nonton sebelumnya menerka-nerka seperti apa jalan ceritanya,bagaimana? Apakah sesuai perkiraan atau tidak? Kalau tanya ke saya maka jawabanya adalah antara iya dan tidak.
 Iya karena diawal sudah dijelaskan bahwa sistem baru bernama ordinal scale tersebut akan menjadi perhatian orang karena lebih banyak keunggulanya.kalau tidaknya karena sistem AR ordinal scale menggunakan augma ini bukan hanya sekedar game.bahkan sekedar memberikan info kandungan gizi dan kalori pada makanan juga bisa,dan yang kedua saya pikir masalah utamanya karena kesalahan sistem ada/tanpa ada campur tangan yang membuat pemain nya untuk bertahan hidup (survival),pada kenyataan nya,lebih mengarah memanfaatkan sistem.jadi kesimpulan nya.rasanya ada yang kurang tapi saya mau mengatakan nya pun tidak tau.mungkin karena efek kejutnya kurang,misal kemuculan antagonis secara mendadak.lalu emosionalnya kurang kena.jadi saya rasa sedang-sedang saja,tidak terlalu buruk dan kekurangan nya juga dapat saya maklumi.walau demikian saya tetap dapat kesanya karena saya nonton jauh-jauh ditambah bayar,gak gratis seperti anime lainya. ^_^

  •  Art 8,8/10

 Soal grafis, a-1 pictures mampu mempertahankan konsistensinya dengan baik,seperti saya nonton sao s1/2 yang sudah ditayangkan 3-5 tahun yang lalu.grafis halus mungkin bisa melampaui kualitas anime kyoto animation,namun masih jauh dengan anime movie buatan comix wave yang memiliki kualitas tinggi (biasanya anime garapan makoto shinkai).yang kurang terlihat dari efek debu disaat para pemain hendak menaklukkan musuh,karena lokasinya hanya bangunan penuh bebatuan.tapi debunya hingga sebanyak itu,terus scene one vs one tidak terlihat,Karena disini fokusnya kerjasama tim.

  •  Voice actress 8,3/10

 Untuk para pengisi suara,cukup disayangkan.suara nochizawa eiji kurang seram menurut saya.seiyuu nya yakni yoshio inoue,terus saya juga asing dengan seiyuu nya shigemura yuuna,yakni kanda sayaka,untuk yang lainya sudah oke karena belum pada berubah seiyuunya.

  •  Music 8,4/10

 Entah kenapa,musiknya kurang ngena di hati saya,sederetan lagu yang dinyanyikan shgemura yuuna,rasanya bernuansa fantasy,lalu lagu penutupnya dengan judul "Catch the Moment" by LiSA,nuansanya lebih mengarah ke slice of life,padahal saya berharap lagunya bernuansa game,agar cocok dengan jalan cerita anime nya,tapi ya sudahlah.nikmati saja yang ada.

  • Character 9,1/10

 Untuk karakter disini terlihat cukup powerfull dimana tidak diperlihatkan seseorang dengan jiwa pengecut,di movie kali ini baru saya merasakan sosok kirito dari segi "zero to hero",karena awalnya kirito bukanlah petarung hebat seperti si nomor 2,saya rasa beberapa karakter ada yang merasakan tindakan penganiayaan oleh oknum tertentu.siapakah dia?

  •  Genre 8,7/10

 Seperti biasa secara berurutan akan dibahas,dimana genrenya adalah Action,Game,Adventure,Romance,Fantasy.action&game nya sebuah perpaduan yang tepat dan bagus,walaupun action ada beberapa kekurangan namun hal itu dapat ditutupi genre game nya dengan baik.kalau soal romance sword art online:ordinal scale memang top nomor 1 dah,karena kebersamaan karakter utama antara kirito dan asuna terus terlihat hingga akhir.untuk adventure,saya rasa kurang kena karena mereka difokus kisahnyj di dunia nyata,bukan dunia virtual,jadi penjelajahan nya kurang.kalau soal fantasy,saya angkat jempol lagi,karena ordinal scale mampu membawa dunia virtual ke dunia nyata beserta big-boss nya,bagi mantan anak SAO,tentu hal ini bukanlah hal yang baru.

 Well,well,well... gak terasa sudah di penghujung,baiklah ini overallnya:

 Story 8,7/10
 Art 8,8/10
 Voice actress 8,3/10
 Music 8,4/10
 Character 9,1/10
 Genre 8,7/10

 Overall 8,66/10


 Epilog

 Sekali lagi saya katakan,apakah teman-pembaca salah satu orang yang sudah nonton,kalau belum maka tunggulah beberapa bulan lagi semenjak tanggal rilisnya untuk nonton versi BD nya,saya cukup puas menikmatinya.
 Oh iya,karena sword art online:ordinal scale bertema game,baca juga list music bernuansa game ,karena beberapa ost SAO juga ada di dalamnya,mungkin hanya ini saja yang saya sampaikan,terima kasih atas perhatian teman-pembaca,bila ingin berbincang-bincang boleh berkomentar di bawah ^_^ .

Hanya pemuda biasa yang kebetulan suka nonton anime ^_^

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »