Demi-chan wa Kataritai ( Winter 2017) Preview " Kehidupan Para Monster Legenda Berdampingan Dengan Manusia"




Alternative Titles
☆ English : Interviews With Monster Girls
☆ Japanese : 亜人ちゃんは語りたい

Information
☆ Type : TV
☆ Episodes : 12
☆ Status : Finished Airing
☆ Aired : Jan 8, 2017
☆ Premiered : Winter 2017
☆ Producers : Aniplex , Kodansha
✩ Licensors : FUNimation Entertainment
✩ Studios : A-1 Pictures
✩ Source : Manga
☆ Genres : Comedy , Fantasy , School , Seinen
☆ Duration : 23 min.
☆ Rating : PG-13 – Teens 13 or older

     Salam jumpa lagi dengan gw teman-pembaca, entah mengapa akhir-akhir ini gw begitu mentok dengan otak gw buat postingan hehe, yah seperti ide kaga datang-datang tapi untungnya gw udah bikin satu review tentang anime yang udah gw tonton dan amphe kelar, nie anime udah gw tulis di preview di blog sebelah hahahaha promosi dikit ( sorry yah Bro) awalnya gw ga terlalu tertarik ehhh malah jadi ketagihan, yah bisa di bilang awal nya ga cinta lama lama malah jadi cinta.

     Langsung aja anime ini bercerita tentang kehidupan para ajin atau monster legenda Tapi di anime ini mereka menyebutnya DEMI katanya si biar lebih imut dan GA terdengar seram, (Ok kita ga usah debatin panggilan ), yang sekarang udah bisa hidup berdampingan dengan para manusia, dari sekolah, bersoalisi, semuanya udah kayak manusia, ga ada yang namanya discriminasi, namun tetap saja para demi merasa belum siap dengan semuanya terlebih mereka masih remaja dan masih merasa takut terlebih lagi tentang legenda yang menyangkut mereka.
Pada kumpul
     Para demi ini adalah 3 anak sekolah bernama Takanashi Hikari seorang vampir, Kusakabe Yuki seorang wanita salju, Machi Kyouko seorang dullahan dan 1 seorang guru  Satou Sakie seorang succubus, di sisi lain ada seorang guru manusia  bernama Takahashi Tetsuo yang begitu terobsesi dengan para demi ini, terlebih dia ingin menulis tentang para demi ini, awalanya si guru ini cuma ingin wawancara aja tentang kebiasaan para demi dengan maksud untuk menyelesaikan skripsi sang guru, tapi lama kelamaan si guru ini malah jadi seorang yang bisa di andalkan oleh para demi, untuk menceritakan masalah dan mencari solusinya.

    Mengangkat kisah legenda dengan menyatukan unsur remaja yang masih labil dan masih terpengaruh dengan lingkungan, terlebih lagi mereka berbeda dari siswa yang lain, menjadi kan cerita yang sangat menarik, apalagi setiap masalah para demi di selesaikan dengan cukup logis dan masuk akal, walaupun ini anime gandrenya fantasi tapi ga ada hal hal yang woww hanya para demi saja yang menjadi bintang dengan Masalah masalah nya, tapi itulah yang menjadi kan anime ini asyik di tonton bagi gw pribadi, dengan unsur cerita yang emang dekat dengan kita malah menjadikan kita semakin dekat dengan para karakter di anime ini.
Sang succubus yangg selalu menggoda walaupun niatnya ga menggoda
     Ga sedep kalo cerita remaja ga di masukan unsur romance, dan bagusnya anime ini memadukan unsur itu dan memang ga terlalu banyak, tapi menjadikan pemanis yang pas dari cerita intinya, semuanya mengalir dengan sangat halus dan semua moment di anime ini sangat berkesan, emosi kita sebagai penonton pun ikutan teraduk dari sedih, senang, marah, yah walaupun ga extrime banget tapi cukup buat kita masuk ke dunia anime ini.

     Untuk karakter para Demi di visualkan dengan imut imut, dan sedap di pandang dan ciri khas studio A1-picture banget  dan mereka mempunyai sifat yang berbeda-beda, membuat kita makin betah untuk menyaksikan para demi ini menjalani kehidupannya dengan tingkah polos mereka, satu sebenernya yang sedikit mengganggu gw pribadi, karakter Takahashi sensei di sini malah di gambarkan seperti orang yang mesum walaupun nyatanya ga mesum Shi hehehe , dan seperti om om, sebenernya ga salah juga shi, tapi bagi gw kurang aja gitu.
Dengan muka om om tapi di sukai para demi
      Opening dengan Opening judul “Original. (オリジナル。)” by TrySail  Sangat ngena banget lirik dan musik yang menyatu dengan jalan cerita anime ini begitu pas dan padu tanpa ada celah sedikitpun untuk kita ga suka dengan Opening dari anime ini, ga jauh dari openingnya, endingnya dengan judul “Fairy Tale (フェアリーテイル)” by Sangatsu no Phantasia Memberikan warna yang enak alunan musik nya membuat  kita akan teringat setiap moments yang terjadi di dalam anime ini, bahkan gw kalo denger nie musik pasti terbayang tuh muka muka para demi, dan bahkan gw ga tau kenapa kadang jadi merasa sedih, pokoknya musik ending dari anime ini memberikan pengaruh yang emosional bagi gw pribadi.

     Setelah gw ikutin cerita nie anime gw simpulkan ga ada celah buat kita ga suka sama nie anime ( padahal awalnya gw ga tertarik), dengan cerita yang ringan walaupun menyangkut tentang para monster tapi di titik beratkan dengan unsur yang kemanusiawian sangat enak buat kita ikutin cerita nya, untuk teman-pembaca yang belum nonton gw saranin nonton, agar apa!! agar teman-pembaca tau apa yang gw rasain ha-ha-ha, cukup sekian dari gw semoga tulisan gw bisa bermanfaat buat teman-pembaca, dan sampai jumpa di postingan selanjutnya.

Penikmat anime biasa yang ingin membagi apa yang ane rasakan pas nonton anime

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »