[ Review dari anime KANON ] | kisah tentang persahabatan dan nostalgia ingatan 7 tahun silam



agak segan sih saya mengakui nya, namun beberapa waktu ini saya malah keasyikan untuk nonton anime terus sampai tengah malah (dan bahkan) beberapa kali sampai begadang,demi mengejar tontonan anime yang masih banyak belum di tonton.

 hal ini saya lakukan juga agar database tentang anime meningkat yang ujung-ujungnya untuk keperluan rekomendasi (yang rekomendasinya itu-itu saja) dan membuat artikel tentang anime lainya yang lebih beragam.

Tetapi tetap saya luangkan watu untuk menulis,dan dalam kesempatan kali ini telah selesai menulis review kanon di bawah ini, mengingat saya baru selesai nonton beberapa waktu lalu, yah walaupun mulai nonton nya udah cukup lama sih.

Penyebanya karena nyendat-nyendat sewaktu nonton, padahal secara overall anime kanon ini epic banget, dan sepertinya tak diragukan lagi, mengingat kanon merupakan anime adaptasi visual novel KEY yang terkenal dengan rute slice of life-supernatural dan sedikit unsur harem.

 Sepertinya review anime kanon ini  sedikit banyaknya akan di dominasi dengan membandingkan dengan saudara mudanya, yaitu CLANNAD, walaupun secara story kedua anime ini beda alur, namun ada beberapa point anime kanon yang langsung mengingatkan saya dengan CLANNAD.

Well, sebelum saya pribadi menilai dan menganalisis kanon lebih lanjut, adakalanya teman-pembaca simak dulu sinopsisnya di bawah ini terutama bagi yang belum nonton.

  •  synopsis


  KANON, kisahnya tentang seorang remaja bernama aizawa yuuichi,akan tinggal bersama saudara ibunya di sebuah kota, lalu ia mulai menjadi murid SMA  dan secara perlahan mengingat kembali kenangan  masa lalu di kota tersebut.

 Cerita berawal ketika yuuichi telah sampai kota (yang tak pernah disebutkan) setelah naik KRL.ia menunggu seseorang untuk menjemputnya selama 2 jam hingga ia hampir masuk angin di buatnya.

 Ternyata yang menysulnya adalah sepupunya sendiri bernama nayuki minase, hingga tiba di rumah yang akan ia singgahi.

 Esoknya yuuichi minta diajak keliling kota oleh nayuki dan disinilah ia berkenalan dengan hampir senua karakter yang akan menjadi rekanya di sekolah.

 Si saat yang sama, yuuichi secara tak terduga secara perlahan mulai mengingat kembali kisah masa lalu secara  samar-samar dan sekilas.dimana ingatan itu ketika ia berada kota tersebut 7 tahun lalu


  •  Review:


Sulit saya katakan perasaan pertama kali mengenai anime satu ini , karena ceritanya secara overall sangat epic banget, lalu ciri khas visual novel key dengan unsur kehidupan sehari-hari dan supernatural yang cukup kental, membuat secara konsep kanon dapat dikelani identisanya berasal dari visual novel yang terkenal buat sedih.

 Diawal -awal ceritanya, kanon menghadirkan kisah yang santai dari sosok kehidupan aizawa yuuichi selaku sang karakter utama.

 Lalu perkenalan karakter yang secara halus pun membuat kanon semakin menarik untuk ditonton seterusnya, dengan karakteristik yang menarik dan unik di setiap karakter wanita (yang medominasi),semakin membuat ceritanya semakin adem, karena kebiasaan yang unuik, menarik, lucu hingga aneh ini yang akjan menjadi point utama dari segi comedy.

  •  baca juga


Disini tentunya yuuichi memainkan peran pentingnya, saya akui. Lebih dari 1/4 ceritanya diawal-awal episode, hanya menampilkan keseharian yuuichi menjalani kehidupan di sekolahnya dan di kelilingi para cewek satu sekolah, tentu saja perbincangan mereka juga dipadukan denagan comedy secara acak agar cerita diawal-awal tidak terasa hambar dan membosankan.

 Lalu saat ia bertemu dengan beberapa karakter cewek yuuichi mulai mengingat kenangan lama 7 tahun lalu, disaat ia berlibur di kota tersebut.saat musim panas dan musim dingin.

 Bukan hanya di sekolah, di rumah keluarga minase, juga kerapkali dihadirkan kehebohan demngan hadirnya beberapa karakter selain yuuichi dan nayuki.

Tentu saja kehebohan yang saya maksud disini ialah soal comedy, di saat yang sama pula. Pendalaman karakter pendukung (sebut saja para heroine) mulai terlihat, setidaknya ada 1 cewek yang menjadi fokus ketika di perempat kisah memasuki setengah cerita.

 Barulah anime kanon menunjukkan cerita sesungguhnya, ketika memasuki episode 9-10.dan saya dibuat cukup terkejut. Karena setelah asyik senyum-senyum ketawa dengan keseharian yuuichi dengan orang di sekitarnya , barulah unsur supernatural pun mulai bermunculan.

 Well, untuk rute yang pertama ini, dijamin buat sedih dan cocok deh untuk teman-pembaca yang mau sedih-sedihan pas nonton anime, ditambah cerita yang sulit ditebak juga menambah point lebih yang menjadi salah satu alasan mengapa anime ini bagus.

Walaupun demikian, sepanjang episode nya di selingi dengan potongan ingatan secara acak yang akan saling terhubung satu sama lain jika semuanya telah terkumpulkan.

 Tak ubahnya seperti pecahan persegi kaca cermin yang pecah berserakan di lantai, apabila pecahan tersebut disatukan kembali mulai dari pecahan kecil hingga pecahan besar,  setidaknya hampir terbentuk seperti sediakala, maka kaca tersebut akan memperlihatkan cerminan wajah atau penampilan orang yang meyusul.

Seperti itulah gambaran yang saya rasakan ketika nonton anime kanon, kisah pertemanan yuuichi dengan rekan barunya di kota tersebut.

 tak ubahnya ia mengumpulkan potongan ingatan di masa lalu tanpa ia sadari, sekaligus hal ini menyadarkan kenangan 7 tahun lalu di kota tersebut merupakan kisah masa lalu yang penuh dengan suka dan duka.

Diluar itu, ia juga membantu menyelesaikan beberapa masalah diluar kisah masa lalunya, dijamin gak kalah menyentuh dan sedih dengan kisah masa lalu tersebut.

Secara overall kanon mampu mengahdirkan tontonan yang mampu mencampur adukan emosional antara bahagia dan sedih hanya dalam 24 episode dan direkomendasikan banget untuk teman-pembaca tonton jiak kehabisan tontonan atau memang  lagi nyari tontonan menyentuh, sedih hingga mengharukan, KANON very recomended .hampir lupa, anime satu ini juga bernuansa romantis banget.

  •  artikel rekomendasi penulis


 Oh iya saya tadi kan mau membandingkan kanon dengan CLANNAD, oke simak berikut berikut di bawah ini apabila memang teman-pembaca sebelumnya sudah nonton CLANNAD.


  •  Comedy


 Sudah menjadi ciri khas anime dari adaptasi VN KEY. Comedy hadir di awal-awal episode. Kanon sendiri mengandalkan kelucuan langsung dari sang karakter utama saat perbincangan dengan orang-orang di sekitarnya, tentunya dengan kebiasaan unik yang sering diperlihatkan , juga beberapa ditambahkan sedikit keisengan yuuichi dengan karakter yang kadang buat ia kerepotan.

 Kalau clannad sendiri, kelucuan langsung difokuskan dengan karekter pendukung cowok dengan hal-hal gokil yang sering ia lakukan dengan para cewek-cewek yang membuat ia sering apes karena tingkahnya bisa dikatakan tidak senonoh.
 Kalaupun ada komedian dari sang karakter utama, itu karena keisengan dan keterlibatan dengan karakter pendukung yang ada.

 Vonisnya, kanon buat saya senyum-senyum tertawa karena joke yang dihadirkan begitu natural, bahkan kebiasaan kecil pun buat saya tertawa.

 Kalau clannad buat saya terpingkal pingkal karena joke nya diluar akal gila bener yang memang ingin membuat para penontonya tertawa lepas.



  •  Character


 Soal karakter, kedua anime ini memiliki kemiripan satu sama lain, contohnya aizawa yuuichi dengan okazaki tomoya,kitagawa jun dengan sunohara youhei, lalu 2 bersaudara misaka dengan 2 bersaudara fujibayashi, belum lagi perbingan antara kurata sayuri dengan sakagami tomoyo dan perbandingan terakhir antara kawasumi mai dengan ichinose kotomi.


  •  Design character & art


 Well ini perbedaan nya tipis banget, hanya 11-12 saja, alias mirip banget, karena inilah, dari eps 1 nya saya langsung mengingatkan saya dengan CLANNAD .dan kualitas grafis juga gak terlalu berbeda.

 Padahal tahun tayanganya berselisih 1 tahun, dimana kanon tayang di musim fall 2006 dan clannad tayang di musim fall 2007.

Mungkin kedua anime ini memiliki perbedaan grafis dan character dengan pendahukunya yaitu anime AIR yang tayang di musim winter 2005.

 Well, mungkin diatas adalah perbandingan kedua anime yang masih memiliki keterkaitan satu sama lain walapun dari segi story sudah berbeda. Anggap saja kanon prototype clannad,dan sebaliknya, clannad prototype nya kanon.

  •  kesimpulan

 Well mungkin cukup samapai disini saja artikel mengenai kanon, sebelumnya saya niat juga ingin menambahkan  bagian penilaian, namun rasanya sudah cukup dengan adanya perbandingan kedua anime diatas, rasanya sudah tidak perlu lagi, ntar kalau terlalu kompleks saya dicap pula tukang spoiler.

Oke mungkin perjumpaan dalam artikel kali ini sudah usai, oh iya sebagai catatan untuk saat ini ketika artikel ditulis. Saya memang kurang lancar buat artikel yang berhubungan tentang anime, setidaknya dulu rata-rata sekitar 3 artikel salam seminggu.

 Namun kali ini untuk sementara hanya seminggu sekali, bukan karena kehilangan gairah menulis, namun waktu yang saya habiskan untuk menulis seperti waktu lalu.

 kini saya alihkan untuk lebih banyak menonton anime agar database tentang anime juga meningkat, agar tiap rekomendasi anime jadi main banyak dan beragam.gak hanya itu-itu saja.

 Alasan lainya, setelah menulis hampir sekitar 10 bulan (ketika artikel ini ditulis ) kini topik pembahasan juga mulai menipis, dan harus cari hal-hal menarik di anime yang layak untuk dimuat dalam tulisan artikel,selebihnya teman-pembaca dapat mengetahui informasi update  saya disini, akan saya cek secara berkala.dan gak janji sih. cuma sesegera mungkin akan rutin menulis seperti sebelumnya.

 Terima kasih telah baca review kanon dan perbandingan nya dengan clannad dan sedikit pengumuman diatas, semoga pas nonton anime nya merasa puas ^_^ .


special character , tsukimiya ayu = uguu~

Hanya pemuda biasa yang kebetulan suka nonton anime ^_^

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

berikan komentar teman-pembaca jika antusias dengan artikel ini EmoticonEmoticon