Review Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka [ Danmachi ]

  
Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka


jadi begini, saya sebelumnya sudah melirik anime yang berjudul Danmachi ( Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka ). cukup lama sih, namun belum ada waktu hingga beberapa minggu lalu ketika artikel ini ditulis baru deh ketonton.


 bergenre utama action adventure dan fantasy, jadi saya sendiri memang cukup umum namun jarang  nonton anime bergenre diatas hasil adaptasi J.C staff, yah karena studio ini memang jarang adaptasi anime action,beberapa tahun belakangan ini, apalagi dipadukan dengan fantasy.

 ok,karena berbekal dengan rasa asing+penasaran saya, maka danmachi saya tonton (walaupun beberapa hari terbengkalai gak sempet nonton).

  kesan pertama pas nonton, saya langsung terkesima dengan sang karakter utama. Bell cranel. dengan penampilan culun punya (CUPU) tapi buat saya pribadi merasa antusias banget dengan tekad nya sebagai petualang pemula dungeon.

 bisa dikatakan, antusias saya ini seperti rasa simpati.

  Oke, untuk lengkapnya mengapa saya antusias dengan cowok berambut putih ini, teman-pembaca bisa simak ulasan saya yang penuh dengan emosional karena rasa greget, berikut lebih lengkapnya:


sinopsis:

 Danmachi mengisahkan tentang Dunia fantasy dimana para dewa dan dewi turun dari kayangan dan hidup berbaur dengan manusia, namun kekuatan nya secara langsung tak dapat digunakan, namun para dewa dan dewi ini dapat memberkati alias memeberikan karunia-nya kepada Manusia yang ia terima dan dipilih menjadi keluarga .

  lebih dikenal dengan sebutan familia. Dan Familia yang dibentuk di dunia ini pada umumnya membentuk sebuah tim petualang di menara bertingkat Dungeon. 

 cerita difokuskan kepada seorang remaja cowok bernama bell Cranel, pemuda Cupu dari desa dengan kemampuan yang tak dapat diandalkan , bahkan untuk bergabung dengan familia petualang pun ia berkali-kali tertolak.

  Hingga ia bertemu dengan dewi hestia, yang nasibnya gak jauh berbeda dengan bell cranel karena ia tak berhasil merekrut manusia petualang untuk bergabung di Familia nya.

  bell cranel seketika menerima tawaran dari dewi hestia bergabung pertama kali di familia nya.


Review.
  


si MC dengan sifat CUPU nya

 jadi begini, sebenarnya sinopsis diatas bukan mengisahkan cerita sekilas anime nya di episode 1, lebih tepatnya sinopsis diatas merupakan moment pertama kali pertemuan antara sang dewi dengan anggota famlia tunggalnya Bell cranel. yang menjadi pondasi cerita mengawali petualangan si cowok cupu,dan kisahnya pun lama-kelamaan mulai memperlihatkan sosok kepribadian si MC yang sesungguhnya.

 Dan.... seperti yang saya katakan diatas, kesan pertama kali merasa simpati dengan si MC karena ia ini sangat lemah (hemm, banyak sih yang MC nya awalnya juga lemah). dan dihina banyak orang.

 jadi danmachi memang terasa mainstream karena mengusung tema kepribadian si MC zero to hero.

  awalnya lemah, dan menjadi pengecut, namun karena tekad kuatnya dan karena suatu pemicu yang membuatnya harus lebih kuat dan semakin kuat lagi , bisa juga saya katakan bell cranel menekan keras batas wajar kemampuan dirinya untuk kuat,

   dan kekuatan itu sendiri ia gunakan untuk bersaing dengan "petualang" lainya. yang lebih penting lagi, kekuatan yang diperoleh bell cranel mutlak menjadi prioritas untuk melindungi orang-orang maupun rekan terdekatnya.

  baik, mungkin teman-pembaca yang belum nonton akan berfikir, kepribadian si MC masih terasa mainstream tak jauh beda dengan anime action-shounen lainya.
  
 tapi, tunggu dulu, (bagaimana yah menjelaskan nya) saya sendiri menganggap danmachi walaupun masih terasa mainstream namun kisahnya secara keseluruhan masih terasa sangat menarik.dan sayang banget kalau diabaikan begitu saja.

  beberapa keunikan nya, yang membuat kisahnya menarik dan layak ditonton, terletak di personal bell cranel yang culun, namun pengen kuat, dan dalam keadaan apapun. 

 ia tetap menjadi remaja yang baik hati suka menolong orang. walau kemapuan nya perlahan meningkat, hal itu tak membuat si MC merasa angkuh, namun kepribadian nya masih cupu seperti biasanya.

  Oke, mungkin tulisan saya diatas terkesan melebih-lebihkan dan terkesan bertele-tele.

  namun jika teman-pembaca niat mau nonton animenya, maka harus nonton minimal hingga episode 8, karena di episode ini, penonton nya (termasuk saya sendiri) merasa Greget banget , dan layak banget dikatakan Zero to hero yang sesungguhnya .

 lalu setelah itu, kisahnya lebih menekankan partnership, karena dasarnya konsep cerita nya tentang familia myth , maka kerjasama antar tim petualang dibutuhkan untuk memperkuat pertahanan.dan hal ini bertahan hingga akhir cerita.

  lalu menyinggung soal romantis, Danmachi telah memuatnya diawal kisah hingga akhir sebagai pemanis dan menjadi motivasi.

   dimana bell cranel bisa dikatakan , karakter kalem namun disukai banyak para wanita karena kepribadian nya . semua cewek-cewek yang ada disekitanya dibuat tebar pesona gitu !!!!,dan ia sendiri memang memiiliki aura romansa dimana-mana, well inilah yang buat penonton nya semakin Ngiri.

   bahkan saya sendiri merasa kesemsem dengan salah satu cewek jika ia berpapasan dengan si MC (siapa ya ???  yang jelas ia merupakan karakter yang gak menonjol peran nya)

 dan.... hal yang remeh namun menjadi pusat perhatian, yap apalagi kalau bukan fanservice.


Ini-nih maksudnya harem
 dimana si MC dimana-mana terjebak dengan nuansa harem yang ada.ia merasa hal itu merupakan musibah 
   namun di pihak kita yang nonton, itu merupakan rezeki nomplok, tapi saya sendiri gak fokus ke situ sih . karena lebih enjoyable ke kisah bell cranel sang petualang di dalam dungeon.

  dan untuk lebih lengkapnya teman-pembaca bisa menyimak beberapa hal lagi, dan kali ini merupakan bagian penilaian:


Story yang mainstream namun tetap menarik



Tapi beda banget bkalau sudah di medan perang

   soal cerita, Danmachi sepertinya memang terasa mainstream banget. karena cerita bertema petualangan bernuansa kerajaan (yang umumnya latar tema seperti ini dipadukan dengan anime isekai). jadi ada mirip-mirip nya dengan SAO, konosuba, dan sedikit mirip dengan Kyoukai no kanata jika menyinggung tentang pemburu bayaran.

  petualangan para anggota familia bisa juga dikatakan para Bounty hunter, karena dengan berpetualang, mereka mendapatkan imbalan jika mengalahkan monster tertentu. jika berhasil, mereka akan mengumpulkan  sejenis bebatuan dari musnahnya monster jika mereka berhasil mengalahkan nya (karena itu saya katakan  sedikit mirip dengan Kyoukai no kanata).

  namun yang sedikit menarik (setidaknya Opini saya pribadi) karakter bell cranel yang membuat ceritanya semakin asyik untuk ditonton.

 Pokoknya sedikit beda deh dengan anime action berunsur Zero to hero pada umumnya, walaupun sebenarnya perbedaan ini tidak terlalu terlihat.

  mungkin yang kurang, disini fokus bertarung memang ditujukan kepada monster maupun bos di level tertentu.tidak lebih dan tidak kurang.

 dan tentunya anime action gak akan seru tanpa adanya kehadiran sang antagonis utama, soal ini, sebenarnya diawal cerita sudah diperlihatkan, walau hanya sesekali saja.

 namun yang gregetnya, hingga di ending, si antagonis tadi belum bertindak lebih jauh atau lebih tepatnya one by one dengan Bell cranel, jangan kan hal tersebut, terbongkar sindikatnya aja pun belum oleh para protagonis.

 dan hal ini tentu buat para penonton nya semakin penasaran dengan maksud dan tujuan tersembunyi sang antagonis, apa motif utama nya hingga si MC diincar (well, soal MC diincar saya rasa juga sudah mainstream banget, anime action lainya juga umum ceritanya demikian).

 jadi kesimpulan nya di penilaian story ini, terasa mainstream namun tetap buat asyik untuk ditonton, karena penonton nya akan dibuat simpatisan dengan Si MC.


art Dinamis dan simple tidak mencolok
   

 soal art, saya rasa rata-rata seperti anime action pada umumnya, yah maklum saja. karena yang mengadaptasi adalah J.C staff , studio yang grafisnya memang rata-rata tanpa ada ciri khas yang mencolok, namun ciri khasnya dari pembawaan cerita yang menarik terutama yang bernuansa romance.

  walaupun standar, namun tetap apik karena pencahayaan di anime ini terlihat  simple dan sedikit minim, namun di saat tertentu bisa terlihat cerah.

  penggambaran karakternya yang dapat saya kenali ciri khasnya terletak di rona matanya.dan selebihnya sudah OKE.


voice actress standar diatas rata-rata
  

 Yup, sepertinya si matsuoka yoshitsugu memang sudah sangat tersohor sebagai seiyuu karakter utama  cowok di anime bernuansa harem.begitu juga dengan Bell cranel yang memang terdeteksi sebagai cowok harem.dan ia disuarakan oleh orang yang saya sebutkan diatas.

  lalu dewi hestia disuarakan oleh minase inori, saya sendiri cukup asing sih dengan seiyuu satu ini, namun suara manisnya membuat dewi hestia pembawaan nya semakin berwibawa.

 untuk seiyuu lainya, secara keseluruhan sudah bagus dan diatas rata-rata.


Music dari penyanyi favorit





  soal lagu pembuka, dipercayakan oleh penyanyi yuka iguchi yang berjudul "hey World". lagu yang cukup dilematis dan cocok banget dengan anime bertema fantasy. saya sendiri mengenal penyanyi ini ketika ia menyanyikan lagu pembuka Lostorage incited WIXOSS yang berjudul "Lostorage".

   lalu lagu penutupnya berjudul "RIGHT LIGHT RISE" by Kanon Wakeshima, bernuansa gaming dan adventure banget, dan saya sendiri mengenal kanon wakeshima karena membawakan lagu pembuka dari SELECTOR series, dan penyanyi satu ini ciri khasnya menggunakan alat music celo.

  soal BGM, sepertinya banyak yang lupa, namun sepertinya cukup mendukung suasana sehari-hari dengan anime bertema kerajaan.


character yang beragam dari berbagai Familia

jajaran para karakter
  soal para karakter, sejalan dengan alur cerita, jajaran para karakter mulai diperkenalkan satu persatu, berawal mengisahkan 2 karakter utama, menjadi kisah aksi petualangan dari berbagai familia. untuk ukuran anime 12 episode, Danmachi kaya akan karakter yang berperan dari hal sepele hingga berpengaruh.


perpaduan Genre yang solid


  Danmachi bergenre Action, Adventure, Comedy, Romance, Fantasy. 

  soal action-adventure menyatu dengan baik dan tak terpisahkan satu sama lainya, membuat kisahnya menarik untuk ditonton. lalu romance-comedy terlihat jelas, walaupun soal romcom mengandalkan unsur harem-ecchi yang terlihat jelas.

 dan soal fantasy, menjadi genre penting yang menjadi dasar utama latar tema cerita (tentang kerajaan yang dihuni para dewa dan dewi ) dan dungeon sendiri merupakan latar tempat cerita yang terpisah, dimana di dungeon merupakan medan perang utama para petualang familia Myth.


kesimpulan dan penutup


  jadi, Danmachi adalah anime yang cocok banget bagi teman-pembaca tonton , terutama yang suka dengan tema kerajaan fantasy dan bernuansa isekai (walaupun anime ini bukan tentang isekai).

  nilai Overall  8.7 untuk anime mainstream namun tetap menarik untuk ditonton.
  
 dan saran saya , danmachi menjadi anime action singkat 12 episode dengan nuansa romansa dimana-mana.

  makasih banget sudah sejenak membaca review kali ini , dan sebagai tambahan baca juga : Rekomendasi anime action - romance terbaik  ^_^ .



[Kin-chan] | Hanya pemuda biasa yang kebetulan suka nonton anime ^_^

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

berikan komentar teman-pembaca jika antusias dengan artikel ini EmoticonEmoticon