Aura – Maryuuinkouga Saigo no Tatakai Reviews {Movie 2013} ” Bukan Cerita Chuunibyou Pada Umunya “

Akhirnya akhirnya gw bisa menyapa teman-pembaca semuanya lagi, sudah hampir 2 bulan gw ga bikin artikel dan ga bikin apa apa dan juga ga menonton anime, di hari nie dan tahun baru nie akhirnya gw memutuskan untuk kembali menulis lagi, dengan semangat baru dan energi baru gw nie.

Gw ga akan jelaskan tentang gw yang harus hilang selama 2 bulan nie, dan gw akan langsung saja menulis review anime lagi, kali nie gw akan mereview salah satu anime movie yang katanya mirip anime Chuunibyou Demo Koi Ga Shitai, yang mengangkat tema tentang penyakit Chuunibyou gitu.

Dan ada salah satu teman-pembaca yang menulis komentar anime ini, di situ pun gw langsung tertarik untuk menonton anime ini, walaupun udah lama shi hehehehe.

Alternative
TitlesEnglish
Aura: Koga Maryuin’s Last War
Synonyms
Aura: Maryuinkoga Saigo no Tatakai; Aura: Maryuin Kouga Saigo no Tatakai
Japanese
AURA~魔竜院光牙最後の闘い~
Type : Movie
Episodes1
Status : Finished Airing
Aired : Apr 13, 2013
Producers : Sotsu, Lantis, Pony Canyon, Movic, Delfi Sound, Marvelous AQL
LicensorsSentai Filmworks
Studios: AIC A.S.T.A.
Source : Light novel
Genres : Supernatural, Drama, Romance, School
Duration : 1 hr. 23 min.
Rating : R+ – Mild Nudity

Anime ini berjudul Aura – Maryuuinkouga Saigo no Tatakai, yang menceritakan tentang seorang bernama Satou Ichirou yang ingin meninggalkan masa lalu nya yg kelam karena dia dulu adalah seorang Chuunibyou dan dia terus di buly oleh teman temanya.

Suatu hari Satou harus kembali ke sekolah di tengah malam kerena ada buku pelajaran yang ketinggalan, setibanya di sekolah dia terkejut karena dia melihat seorang gadis dengan pakaian ala penyihir gitu dan bertingkah aneh, sang gadis menceritakan kalo dia sedang mencari Dragon Terminal, setelah sang gadis menjelelaskan apa yang dia lakukan Satou pun teringat akan dirinya di masa lalu.

Artikel Lainya:  Review Anime Terra Formars | Datang Ke Planet MARS seperti mengunjungi NERAKA

Satou pun mencoba untuk membuat sang gadis Kembali normal, karena ternyata sang gadis juga mendapatkan perlakuan sama seperti dia dulu yang sering di bully, bagaiman cara Satou Ichirou menyelamatkan sang gadis yang mengindap penyakit Chuunibyou nya , dan apa saja yang akan terjadi kepada kedua orang nie, teman-pembaca akan tau setelah menonton anime movie ini.

Plot Chuunibyou Yang Di Eksekusi Lebih Deep

Untuk plotnya anime ini mengangkat tentang masalah Chuunibyou yang emang sering terjadi pada anak muda, dan anime lain juga sering banget mengangkat plot tentang masalah nie.

Namun anime ini membuat nya jauh lebih kelam dan jauh lebih menitik beratkan pada hal buruk yang akan di terima pada sang pengidap penyakit ini, sehingga untuk cerita pun ga akan ada yang namanya tentang keceriaan ataupun lawakan yang akan membuat kita sebagai penontonnya merasa ga masalah tentang penyakit nie.

Ketika anime Chuunibyou Demo Koi Ga Shitai menitik beratkan pada hall hall konyol dan kelucuan para karakternya di sini kita akan jauh lebih menerima efek buruk kepada seorang yang mengidap penyakit Chuunibyou nie.

Sehingga untuk ceritanya jangan harap kita bisa bersenang senang dan ketawa tawa, tapi kita akan sering di suguhkan tentang bully, bully bully dan bully ,, walaupun ga parah banget shi.

Cerita Yang Berjalan Terlalu Tergesa Gesa

Cukup di sayang kan sebenarnya dengan plot yang cukup dalam gini harus terkendala dengan durasi yang hanya 1.26 jam saja, sehingga banyak momen yang menurut gw tuh terlalu cepat berlalu tanpa adanya hal yang membuat gw sendiri iba dengan sang karakter pengidap penyakit di sini.

Dan banyak lagi hall yang belum di jelaskan dengan jelas, Jun Kumagai selaku penulis script dan screenplaynya pun mungkin merasakan hal seperti itu sehingga dia harus benar benar meringkas sedemikan rupa sehingga bisa pas dengan durasi nya.

Artikel Lainya:  Rokudenashi Majutsu Koushi to Akashic Records Review ( Spring 2017) " Mainstream Tapi Menarik"

Walaupun seperti itu anime nie tetap cukup enak di tonton dan mungkin tanpa berasa udah kelar ajah, itu yang gw rasakan.

Art Yang Ga terlalu Istimewa

Yah Soal art menurut gw shi ga istimewa malah bisa gw katakan art anime nie kalah jauh dengan art bikinan kyoani yang bikin anime musiman, padahal anime ini tuh anime movie, yah bisa di maklumi shi studio anime ini di garap oleh AIC A.S.T.A yang ga terlalu terkenal dan familiar di telinga gw.

Dan desain para karakternya pun biasa ajah dan malah terkesan membosankan gitu, nie shi selera yah teman-pembaca, dari yang gw dapat shi begitu, dari awal karakter utama nya gw liat ga istimewa dan desain ceweknya pun yah ga membuat gw tuh jatuh cinta dengan nya.

Namun tetap ada beberapa scene yang di garap dengan baik dan cukup indah buat di lihat dan cukup lah membuat gw tuh ngomong nie emang anime movie.

Para Pengisi Suara Yang Cukup Baik

Satou Ichirou yang di sisi oleh Shimazaki, Nobunaga yang emang sering banget ngisi suara untuk jadi peran utama menampilkan performa yang cukup apik, dan sang gadis yang bernama Satou Ryouko yang di isi oleh Hanazawa, Kana cukup pas dengan desain karakternya, dan para pemeran pembantu pun yang lumayan dalam mengisi suaranya.

Namun ada beberapa kesalahan menurut gw yang ga terlalu ketara shi, ada scane pada saat karakter Ryouko berbicara mulutnya itu diam jadi kesannya aneh ajah gitu, dan juga ada beberapa suara yang ga singkron dengan kondisi di situ.

Musik Pas

Untuk musiknya dengan judul “Bokura no Sekai (僕らのセカイ)” by CooRie cukup pas dan enak pas bagian akhir anime ini, dengan lirik yang menunjukan bahwa sang karakter utama nya yang ingin berubah menjadi manusia normal, cukup ngena.

Kesimpulan

Anime nie menurut gw cukup layak buat di tonton apalagi dia mengangkat tema tentang Chuunibyou namun di kemas dengan sedikit berbeda dari anime lain yang juga mengangkat tentang tema nie.

Artikel Lainya:  [Review] dan cerita anime Fullmetal alchemist:brotherhood | lebih dari sekedar petualangan elric bersaudara mencari tubuh yang hilang

Walaupun ada beberapa kekurangan di anime ini tapi dengan cerita yang cukup Deep dan berani menjadikan anime ini adalah artenative yang ingin melihat anime tentang Chuunibyou yang bukan menceritakan keseruan ataupun ke konyolan sang karakter utamanya.

So sepertinya cukup sekian dari gw di review anime kali nie gw mohon maaf jika ada kekurangan karena gw juga baru kembali dari Hiatus gw hahaha lebay gw ,, ok buat teman-pembaca yang ingin berdiskusi tentang anime boleh tulis komentar nya dan kalo Mao reques anime untuk di review sama gw atau pun sama bung piqih boleh di tulis di kolom komentar, ok kalo begitu sekian dari gw dan sampai ketemu lagi di review gw berikutnya salam 21

+ kelebihan

+ Tema sama namun berbeda eksekusi
+ Lebih Deep dalam cerita
+ Lebih manusiawi dan realistis ceritanya
+ Banyak hal yang bisa di ambil dari anime ini

– Kekurangan

– art yang biasa ajah padahal anime movie
– cerita yang tergesa Gesa
– desain karakter yang kurang menarik
– suara yang kurang singkron

Cocok Untuk

Yang ingin mencari artenative anime dengan tema Chuunibyou

# Tidak Cocok Untuk

Para fans berat anime Chuunibyou Demo Koi Ga Shitai

(Visited 34 times, 1 visits today)

Rekomendasi Artikel Lainya