Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Review { Fall 2012 } ” Cerita Seorang Chuunibyou Yang Seru”

Yoo ketemu lagi dengan gw Anmey21 hehehehe ,, di kesempatan kali ini gw bakalan review anime lagi ,, anime ini udah cukup lama tayang sebenarnya, dan cukup banyak yang udah pada tahu juga shi kayaknya, gw juga ga sengaja juga tiba tiba terlintas pengen nonton nie anime.

Alternative Titles
☆ English: Love, Chunibyo & Other Delusions!
☆ Synonyms: Chu-2 Byo demo Koi ga Shitai!, Regardless of My Adolescent Delusions of Grandeur, I Want a Date!
☆ Japanese: 中二病でも恋がしたい!

Information
☆ Type: TV
☆ Episodes: 12
☆ Status: Finished Airing
☆ Aired: Oct 4, 2012 to Dec 20, 2012
☆ Season: Fall 2012
☆ Producers: Lantis, Pony Canyon, TBS, Rakuonsha, Animation Do
☆ Genres: Comedy, Drama, Romance, School, Slice of Life
☆ Duration: 24 min. per ep.
☆ Rating: PG-13 – Teens 13 or older

Langsung ajah anime ini berjudul Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Yang menceritakan tentang seorang bernama Yuuta Togashi yang ingin membuang masa lalunya dulu yang terkena sindrom tingkat 8 atau sindrom “chuuniboyu” yang cukup lumayan parah ketika dia Masih Duduk di bangku SMP, dia menganggap kalo dia adalah “Dark Flame Master”

Namun ketika dia masuk SMA dia ingin membuang kenangan itu, karena itu adalah sesuatu yang sangat memalukan, Yuuta ingin menjadi manusia normal dan menjalani kehidupan yang normal, namun tanpa sengaja dia bertemu dengan seorang gadis bernama Rikka Takanashi, dan mengingatkan kembali akan masa lalunya, dan ternyata dia adalah teman sekelas Yuuta dan Rikka menyatakan dirinya adalah “Tyran’s Eyes”.

Rikka pun masuk kedalam kehidupan Yuuta mimpi untuk membuang masa lalu dan manjadi normal pun harus menjadi lebih berat karena Rikka, apa yang akan di lakukan Yuuta dalam menjadi normal atau Kembali menjadi Chuunibyou, dan rintangan apa saja yang akan di hadapi Yuuta, dan keseruan apa saja yang akan di temukan di anime ini? teman-pembaca akan tahu pas menonton anime ini.

” Pergantian gandre yang mantep “

Anime ini membuat gw sedikit terpukau dengan opsi awal yang memberikan gw pandangan kalo anime ini akan menjadi anime senang senang saja dengan lawakan yang cukup buat gw sendiri tersenyum Dan kadang tertawa lepas dengan tingkah para karakter Chuunibyounya.

Artikel Lainya:  [Review] dan cerita anime Fullmetal alchemist:brotherhood | lebih dari sekedar petualangan elric bersaudara mencari tubuh yang hilang

Namun peralatan tapi pasti posisi lawakan atau gandre comedy di anime ini barubah menjadi romance / drama yang membuat gw tersenyum sendiri, walaupun tetap mempertahankan opsi comedy para karakternya yang pada sakit.

Ga heran shi kalo ada unsur drama yang cukup bikin gw sendiri sedikit terhanyut dan campur aduk perasan gw, karena sang director-nya sediri adalah Ishihara Tatsuya-sensei (Air, Haruhi, Kanon remake, Clannad) adalah salah satu anime yang emang bikin gw takjub dengan ceritanya, ( walaupun gw cuma nonton anime Air Ajah shi hehehe).

” Unsur Moe Yang Tak Terelakkan “

Gw sendiri shi jarang nonton anime dengan adanya unsur moe yang emang menjual ke moenya, namun di anime ini gw akui sang karakter Rikka adalah salah satu termoe di anime ini, lihat saja desainnya tubuhnya yang tak terlalu tinggi dan tingkah saat dia mengeluarkan kata khas pada saat dia di pukul, yare yare gw ga tahan ( kuatkan lah aku ).

Dan di perparah dengan tingkat Chuunibyounya yang super parah, membuat gw hanya bisa mengepalkan tangan gw saking gemasnya dengan tingkah shi Rikka sendiri, ( mungkin teman-pembaca yang sudah melanglang buana di anime punya pandangan sendiri tentang si Rikka ini)

” Adegan Action Yang Sip “

Yah mungkin untuk adegan Action hanya selingan saja pada saat karakter Rikka atau yang terkena Chuunibyou mengeluarkan kata ajaib ( susah Mao gw sebutin juga hahhahah tapi yang gw inget cuma ini ) This World dan adegan beralih ke bayangan Chuunibyou mereka.

Walaupun selingan tapi gw cukup senang dengan action di anime ini malah nie yang gw tunggu tunggu, karena keren ajah liatnya, apalagi pas di perlihatkan adegan sesungguhnya yang malah jadi lucu gitu namanya juga hayalan

” Para karakter Yang Super Unik Dan Memorable”

Bukan hanya cerita saja di anime ini yang membuat sangat sukses tapi para tokoh dan karakter di anime ini benar benar di buat dengan sedemikian rupa sehingga berkesan di mata gw pribadi, dan mungkin klo gw nonton anime ini pas saat on air pada tahun 2012 mungkin akan terus terkenang di pikiran gw sampai saat ini.

Artikel Lainya:  Review Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka [ Danmachi ]

Rikka yang cukup Moe tapi harus masih mengidap Chuunibyou akut, Yuuta yang ingin menjadi normal ehhh ketemu si Rikka malah sedikit kambuh lagi dan bahkan malah kedemenan, Nibutani yang ternyata juga mantan Chuunibyou akut dulunya, Sanae yang mengaku adalah pelayan dari Rikka ( dia juga Chuunibyou akut) dan kumin-senpai yang doyan bobo tapi keliatan tertarik dengan tingkah Chuunibyou Rikka dan yang lain ,dan kraakter telat Gambung si botak iishiki yang biasa ajah tapi ada pada saat momen tertentu bikin gokil juga.

Dengan semua karakter yang ada anime ini menjadi begitu hidup dan enak untuk di nikmati , gw membayakan kalo para tokoh tidak segila ini mungkin anime nie terasa begitu hambar.
Good job cuy.

” Art Ga usah di Tanya Lah KyoAni Gitu Loh”

Padahal nie anime keluaran tahun 2012 loh 6 tahun yang lalu pada saat gw nulis review ini 2018 dan pada saat gw tonton nie anime, sumpah ga keliatan anime ini tuh di bikin tahun 2012.

Semuanya di buat dengan detail yang begitu baik dan benar benar ajib, pewarnaan mantep, motion yang sip gerakan karakter pun cukup realistis, dan yang bikin gw takjub adegan pertarungan yang ada di anime ini tuh keren loh padahal bukan anime action tapi di sisipkan dengan sangat baik, satu kata kyoani Loe tuh keren parah.

” Musik Yang okelah “

Untuk openingnya dengan judul “Sparkling Daydream” by ZAQ, Gw akui cukup pas Dan enak di dengar apalagi musiknya sendiri ga cukup menggambarkan sebuah Chuunibyou di anime ini emmmm pas lah pokonya.

Dan untuk musik endingnya dengan judul INSIDE IDENTITY” by Black Raison d’être (Maaya Uchida, Chinatsu Akasaki, Azumi Asakura, Sumire Uesaka), Agak kurang shi menurut gw namun ga jelek juga intinya enak untuk di di dengarkan namun ga begitu berkesan pas kita selesai nontin anime ini..

Artikel Lainya:  Review angel beats

Dan untuk insert songnya dengan judul Hajimari no Tane (insert song episode 8) dan Kimi no Tonari ni (insert song episode 10). cukup pas muncul di saat momen yang tepat jadi terdengar enak untuk di di dengarkan.

” Kesimpulan “

Chuunibyou demo Koi ga Shitai! Adalah anime dengan mengangkat tema Chuunibyou yang gw akui sangat tepat dan menarik, bukan hanya cerita yang berhasil membuat gw campur aduk perasaan gw dengan peralihan gandre yang begitu pas dan tanpa adanya keterpaksaan.

Para tokoh dan karakter yang mempunyai ciri khas masing masing mengambil peran yang cukup baik di anime ini dan sangat pas dalam mengolah cerita anime ini, mungkin gw cuman bilang bagusnya ajah di anime, tapi ada satu hal yang cukup kerasa menjelang akhir episode yang menurut gw terlalu ceoat dalam menyelesaikan masalahnya.

Padahal kalo di tambah dua episode lagi mungkin bakalan lebih pas ajah ceritanya, ok sepertinya cukup sekian dari gw dalam review kali ini, dan sampai ketemu lagi di postingan review gw berikutnya salam 21 😎.

+ Kelebihan

+ Art super mantep
+ Para tokoh yang gokil parah
+ Cerita Chuunibyou yang ok
+ Peralihan gandre yang menyebut tidak bosan

– Kekurangan

– terlalu cepat menjelang akhir episode

” Cocok Untuk”

Mengenang kembali masa pada kalian yang terkena penyakit Chuunibyou

” Tidak Cocok Untuk

Ingin melihat yang moe moe

(Visited 71 times, 1 visits today)

Rekomendasi Artikel Lainya