Just Because Review ( Fall 2017) ” Anime Penutup Tahun 2017 Yang Manis”

Alternative Titles
☆ English : Just Because
☆ Japanese : Just Because

Information
☆ Type : TV
☆ Episodes : 12 Episode
☆ Status : Finised Airing
☆ Aired : Oct 5, 2017 to Des 29, 2017
☆ Premiered : Fall 2017
☆ Producers : Unknow
☆ Studio : Pine Jam
☆ Genres : School
☆ Duration : 24 min per episode
☆ Rating : PG-13 – Teens 13 or olde

Yosh apa kabar teman-pembaca semuanya, gw harap kalian semua sehat dan menikmatin liburan akhir tahun teman-pembaca yang lagi libur, dan untuk ga libur gw cuma bisa ngucapin selamat senasib dengan gw hahahahah.

Ok mungkin ini adalah postingan terakhir gw, ( yang lagi baca jangan sedih dulu dong, itu yang di pojok juga jangan langsung murung gitu lebay nie) tenang ajah hahaha nie buka postingan terakhir gw di blog ini ko, ini adalah postingan terakhir gw di tahun 2017.

Berhubung nie udah tinggal satu hari lagi kita sudah memasuki tahun 2018, dan siap siap untuk menyambut anime yang pastinya banyak yang teman-pembaca tunggu-tunggu termasuk gw juga.

Untuk menutup tahun ini Gw bakalan ngereview anime satu satunya anime yang gw tonton di musim fall ini, satu-satunya anime yang gw tunggu-tunggu tiap minggunya, jujur nie anime paling berasa banget gw tunggu tiap minggunya, yah mungkin karena satu-satunya kali yah.

Anime dengan Judul Just Because adalah anime original yang di bikin oleh studio pine jam, menceritakan tentang akhir semester para siswa kelas 3 di SMA Kashiogawa yang bakalan lulus dari sekolah, namun saat itu ada seorang murid pindahan yang pindah ke SMA Kashiogawa bernama Izumi Eita, karena di pindah sudah Mao semester akhir, dia akhirnya di tempatkan di ruang berbeda.

Eita sang karakter utama

Usut punya usut ternyata Eita pernah tinggal di situ dan dia ternyata memiliki teman waktu smp nya, dan disinilah awal dari sebuah kisah romance, persahataban, perjuangan di mulai, apa yang akan di suguhkan Anime ini teman-pembaca akan tau setelah menonton anime ini.

# Awal Cerita Yang Kurang Meyakinkan Namun Setelah Lanjut Bikin Ketagihan

Serius Just Because memulai cerita dengan membingungkan dan tidak menarik, cara karakter pindah sekolah  pun seperti biasa saja dan tak ada yang spesial dari awal cerita anime ini.

Perkenalan para karter pun gw akui cara nya memang sedikit terlalu cepat dan tidak memberikan kesan yang berarti dari anime ini, sebab hampir semua karakter penting di perkenalkan di awal episode semuanya.

Artikel Lainya:  Review AIR | semuanya tentang gadis bersayap di langit
Dua karakter heroin yang akan membuat Teman-pembaca bertanya-tanya

Gw sedikit baca baca di blog blog lain ternyata pas penayangan perdana banyak yang tidak melanjutkan menonton anime ini, tapi untungnya gw ga ikut ikutan.

Ternyata apa yang gw pilih akhirnya tidak sia sia, setelah memasuki episode berikutnya anime ini menunjukan jati diri yang sesungguhnya cerita pun mulai menghipnotis gw pribadi dan membuat gw ketagihan.

# Hampir Mirip Tsuki Ga Kirei Namun Lebih Satu Tingkat Lagi Ceritanya

anime ini hampir mirip dengan cerita anime Tsuki Ga Kirei, dengan latar cerita di sekolah dan waktunya semester akhir juga, kalo TGK mengambil fokus di jenjang SMP kalo Just Because ke SMA lebih satu tingkat.

Dan juga ada terdapat aplikasi messenger Line yang cukup berperan penting dalam Anime ini ( emmm jangan jangan di sponsori Line nie anime nie ),

Line sama seperti anime TGK

Namun just Because untuk urusan romance lebiih sedikit
Berbelit namun tetap santai untuk di cerna, dan membuat kita di buat penasaran, sebenarnya apa yang terjadi antara para karater di anime ini.

Ketika TGS hanya berpokus pada cinta sang karakter utamanya saja, Anime ini lebih berpariasi dengan menambahkan bumbu cinta karakter lain, walaupun bagi gw ga terlalu penting Shi sebenarnya mah.

# Cinta Bersegi-segi Yang Membuat Penasaran Sampai Akhir

Mungkin sudah banyak anime yang bergentayangan dengan alur cerita anime cinta segitiga atau bahkan segi empat, namun Just Because bagi gw sedikit berbeda dalam penyampaian ceritanya.

Dari ide cerita yah hampir sama tapi dalam mengesekusinya gw sangat acungkan jempol buat anime ini, ketika teman-pembaca nonton anime  sejenis kayak gini, pasti teman-pembaca sudah menebak sang karakter utama bakalan jadi dengan siapa.

Siapa yang akan di pilih Eita ?

Karena momen-momen yang ada di anime jenis ini pasti lebih condong ke salah satu heroin, namun yang terjadi di anime ini hampir semua heroin mendapatkan porsi momen yang cukup banyak  dan berkesan, sehingga membuat kita penasaran dan menerka-nerka dengan siapa nie karakter utama bakalan jadi.

Dan kerenya semuanya itu di membuat kita terus menerka-nerka sampai akhir episode gw bilang sekali lagi sampai akhir episode teman-pembaca akan di buat penasaran, entahlah hanya gw aja atau yang lain juga yang menonton merasakan seperti itu.

# Ena Komiya Awalnya Di Benci Berakhir Di Cintai

Jujur pertama kali nie karakter muncul gw sedikit kurang sreg dengan kemunculan nie karakter karena bagi gw hanya pengganggu saja buat karakter yang lain.

Artikel Lainya:  Review kimi to boku 2

Namun seiring berjalanya waktu seiring cerita berkembang gw perlahan jadi jatuh cinta dengan ini karakter, yang tadinya hanya pengganggu Berubah menjadi karakter yang menurut gw sangat signifikan dalam perkembangannya karakteristik nya dan mengambil peran penting untuk sang karakter utama.

Menjadi karakter terbaik di anime ini

Gw bisa bilang Ena Komiya adalah karakter terbaik di anime ini, dan berhasil mengalahkan heroin lain dalam urusan segala hal, ( sial kenapa gw ga menyadarinya sejak dari awal hehehehe ).

# Art Yang Ga Konsisten
      Dengar-dengar anime ini bagitu banyak masalah pada saat pembuatannya, entah dari bujet nya, dan masalah internal lainya, dan bahkan sampai di tunda penayangan salah satu episodenya karena ada masalah.
GA konsisten dimana yah?
      Yah dengan, dengan masalah-masalah yang terjadi akhirnya mempengaruhi performa dalam kualitas grafis anime ini, dan berakhir tidak konsisten, satu episode bagus, eh di episode berikutnya turun, dan tambah turun lagi.
      Tapi bagi gw pribadi yang ga memikirkan grafis masih tetap bisa gw nikmatin dengan grafis anime ini, yah masih enak lah untuk di lihat bagi gw pribadi.
# Ajang Promosi Line Dan Kereta Monorel
      Untuk aplikasi Line mungkin udah biasa yah atau bahkan bisa saja Line mensponsori anime ini, namun yang unik adalah kereta monorel yang cukup sering muncul di anime ini dan bahkan bisa gw katakanya cukup berperan penting nie Shi kereta.
Monorel every where
      Karena beberapa scan yang cukup berkesan terjadi di kereta ini, sangat unik dan menjadikan daya tarik tersendiri buat anime ini karena beda dari anime yang lain, dan memberikan efek buat gw, untuk ingin segera selesai proyek monorel yang ada di Jakarta hehehehe.
# Musik Yang Enak dengan Backsound Yang Berkesan
       Untuk openingnya dengan judul “over and over” by Nagi Yanagi, Cukup enak untuk di dengar dengan musik yang sedikit nge-beat namun ga terlalu keras apalagi lirik yang bisa menggambarkan apa yang di tampilkan anime ini satu kata enak dan cukup berkesan musiknya.
      Dan untuk musik endingnya dengan judul  “behind” by Mio Natsume (Karin Isobe), Hatsuki Morikawa (Yuna Yoshino), Ena Komiya (Lynn), Sedikit santai dan lembut di telinga ketika kita mendengar nya, dan terkadang gw pribadi sering bergumam dengan lagu anime ini.
     Dan yang paling gw suka adalan backsound atau musik pengiring saat momen-momen yang terjadi di anime ini, gw katakan berhasil dengan mulus dan berhasil dalam menyampaikan setiap emosi yang terjadi di anime ini.
# Kesimpulan
      Just Because adalah anime penutup yang manis di tahun 2017, dengan cerita yang sedikit berbelit namun mudah untuk di cerna, apalagi anime ini mengesekusinya dengan sangat baik dalam segi cerita terlebih membuat kita terus menerka-nerka Sampai episode terakhir.
      Walaupun untuk segi grafis yang cukup kurang namun anime ini berhasil menutupi dengan cerita yang Ok dan musik yang cukup berkenang buat yang menontonya.
      Untuk Teman-pembaca yang belum nonton gw saranin nonton anime ini, tapi sebenarnya gw shi nyaranin pas on going menontonya karena teman-pembaca akan merasakan betapa tersiksanya menunggu tiap Minggu anime ini.
      Namun untuk yang ga sempet dan mungkin baru niat Mao nonton yah ga masalah Shi hehehehe, Ok sepertinya cukup sekian untuk artikel terakhir gw di tahun 2017 ini, dan semoga artikel penutup tahun gw bisa membuat Teman-pembaca merasa senang dan puas.
      Akhir kata sampai ketemu di tahun 2018 dan semoga di tahun 2018 gw pribadi  dan bung fiqih bisa lebih menyuguhkan konten yang lebih banyak dan berpariasi sehingga para pengunjung merasa ga bosen.
      Ok selamat tahun baru 2018 dan selamat menikmati liburan tahun barunya dan untuk yang ga libur jangan bersedih hati karena masih ada ko yang senasib dengan kalian heheh ,, yosh Sampai ketemu di tahun 2018 salam 21😎
+Kelebihan
+ Cerita yang Ok
+ Membuat penasaran sampai akhir episode
+ Ena Komiya yang bisa membuat jatuh cinta
+ Backsound yang pas setiap momenya
-Kekurangan 
– Art yang ga konsisten
– awal cerita yang tidak menarik
– cerita romance sampingan yang ga begitu menarik
# Cocok Untuk
      Mencari anime penutup untuk tahun 2017
 # Tidak Cocok Untuk
      Yang ga rela tahun 2017 di tutup dengan anime kayak gini

 

(Visited 27 times, 1 visits today)

Rekomendasi Artikel Lainya