Review Anime Kujira No Kora Wa Sajou Ni Utau | Ceritanya mengubah sudut pandang saya mengenai anime Fantasy

Review Anime Kujira no kora Wa Sajou Ni Utau

Kadang, suatu hal yang membekas itu adalah perkara kecil yang mampu mempengaruhi sudut pandang dalam hal menilai sesuatu. hal ini ternyata berlaku untuk saya dalam menilai sebuah anime.

jadi penjelasan nya begini, gak sengaja sudah cukup lama saya nonton salah satu anime yang menarik menurut saya karena bertema utama fantasy, judulnya Kujira no Kora wa sajou ni utau.

ternyata setelah kelar nonton anime ini, rasanya membekas banget dihati. dan setelah kelar nonton anime ini, saya menilai dari sudut pandang yang berbeda mengenai anime fantasy.

karena kujira no kora saya hanya bisa berkata “seharusnya anime fantasy sejati ceritanya harus begini” . yah jujur saya mengakui kalau kujira no kora secara keseluruhan ceritanya sangat kompleks mewakili semua anime genre fantasy bertema jaman klasik kerajaan yang pernah saya tonton selama ini.

dan lebih jelasnya sinopsis di bawah ini saya tuliskan untuk lebih jelasnya:

Sinopsis

Kujira no kora wa sajou ni utau mengisahkan tentang sebuah kehidupan di pulau mengapung di tengah lautan padang pasir bernama falaina, dimana penduduknya yang tinggal di pulau tersebut tidak pernah mengetahui kehidupan yang ada di luar falaina.

dimana para penduduknya terbagi menjadi 2, yaitu pemilik tanda semacam tato dan sebagian nya orang normal, dimana kelebihan pemilik tanda tersebut dapat mengendalikan sebuah suatu benda dan kemampuan bertarung. dan yang normal tidak bisa.

namun hal buruk menimpa kalangan penduduk falaina yang memiliki tanda karena dibalik rahasia ternyata mereka hanya bertahan hidup hingga 30-an tahun saja, dan orang normal bisa lebih panjang umur.

cerita dimulai mengisahkan tentang chakuro, dimana ia merupakan seorang penulis arsip kisah sejarah pulau falaina dimana tempat ia tinggal.

di lautan pasir yang luas, ia ingin lebih mengetahui dunia luar yang sebenarnya, hal ini semakin diperkuat dengan kehadiran seorang gadis bernama Rikos dari pulau mengapung yang mereka temukan.

namun kenyataan buruk menimpa falaina karena penduduknya dicap oleh suatu kelompok orang luar sebagai “para pendosa” dari generasi terdahulu.

First Impression: mampu mengubah sudut pandang saya mengenai anime Fantasy.

kesan pertama saya menilai anime yang berjudul Kujira no kora wa sajou ni utau, benar-benar pengalaman nonton anime yang luar biasa banget membekas di hati, bahkan hati kecil saya berkata ” seharusnya anime fantasy – adventure itu berbobot seperti ini”.

saya gak bermaksud untuk melebih-lebihkan nya, namun hati saya jujur mengatakan ini anime berlian banget, karena nuansa nya full fantasy yang membuat dunia atau kehidupan yang mungkin belum pernah kita pikirkan atau ada kemiripan nya dengan anime lain.

Artikel Lainya:  Kiznaiver Review ( Spring 2016) " Rasakan Sakit Teman Mu"

ditambah ada supernatural nya yang menjadi kekuatan di pihak protagonis demi melindungi orang-orang di sekitarnya, well kujira no kora layak teman-pembaca tonton , karena pembawaan ceritanya begitu klasik, karena anime ini dari J.C staff kesan nya seperti DANMACHI namun jauh lebih klasik dan lebih sederhana.

pulau yang berkelana di lautan pasir.

falaina yang indah namun menyimpan banyak misteri di dalamnya

para penduduk dalam cerita ini menamai pulau tersebut dengan Falaina (paus lumpur), dan mereka menganggap falaina merupakan pulau hidup yang berpuluh-puluh tahun mengarungi lautan pasir yang begitu luasnya.

mendengar lautan pasir disini maka akal saya memikirkan hal-hal yang fantasy nya selangit, maksud saya khalayan tinggi.anime ini mampu memuaskan saya dengan konsep ceritanya yang gak membosankan diawal cerita.

pulau yang hidup ditambah lautan pasir sebagai tema cerita lengkap sudah saya menganggap kujira no kora wa sajou ni utau menjadi salah satu anime fantasy terbaik yang pernah saya tonton.

falaina yang terbatas dan fakta dunia luar yang kejam.

diawal cerita dikisahkan dengan jelas kalau kehidupan di paus lumpur begitu damai,kebutuhan mereka dapatkan melalui bertani dan kegiatan mencari pangan lainya.

namun terbatasnya falaina membuat beberapa diantara mereka, terutama kalangan muda ingin mengetahui kehidupan di luar sana.

dan yang saya maksud disini, chakuro dan teman-teman nya yang ingin penuh jiwa petualang ingin merasakan dunia luar dan sepertia apa daratan.

ditambah misteri yang berada di paus lumpur dimana para penduduk yang memiliki tanda mengalami kematian dini membuat mereka ingin mencari jawaban nya. dan tentunya sebuah solusi atas berbagai masalah yang ada di falaina.

yang saya maksud tanda disini Namanya Thymia Toh

namun kehidupan mereka di pulau berjalan yang sebelumnya damai mulai diserang olah pihak kerajaan luar dengan tanda kehadiran seorang gadis bernama Rikos,

saya gak mengatakan rikos ini gadis yang jahat hingga dijuluki antagonis, namun lebih tepatnya si rikos hanya menjadi alat umpan untuk menemukan para penduduk pulau falaina. dan mereka diserang pihak kerajaan luar yang mengenal orang-orang para pendahulu , disini sangat pilu karena pihak falaina dilawan tanpa angkat senjata.

kejadian pilu dan miris pertengahan cerita hingga akhir.

hal-hal yang menanti episode selanjutnya dari kujira no kora hanyalah banyaknya kesedihan disana sini yang menanti, dimana mereka yang tak berdosa dibantai tanpa alasan yang pasti.

hanya karena para pendahulu mereka berbuat sesuatu hingga diasingkan di paus lumpur dan dicap para pendosa, dan keturunan nya yang kini malah ingin dibantai tanpa sisa setelah pulau tersebut mengarungi lautan pasir selama berpuluh-puluh tahun hingga lebih dari 100 tahun (seingat mimin lebih dari 100 tahun).

Artikel Lainya:  Review anime Sakamichi No Appolon | Setiap Detiknya sangat Dramatis dan begitu emosional

dan hal-hal yang semakin miris disini pun diperlihatkan, hmm saya sendiri pun gak tega bilangnya disini, karena sisi kemanusiaan nya disini agak gak bermoral, namun hal itu gak membuat anime itu sejelek yang teman-pembaca pikirkan.

karena mungkin saja teman-pembaca setelah nonton anime ini bisa saja tidak menganggap sisi kemanusiaan nya membuat miris dan tragis.

namun seenggaknya ini menurut apa yang saya rasakan sepanjang nonton kujira no kora, saya gak bisa cerita disini dan lebih baiknya teman-pembaca sendiri dan rasakan nonton anime satu ini.

secara garis besar sisi kemanusiaan yang bikin miris mengenai pembantaian tanpa beralasan, rahasia besar falaina itu sendiri yang disimpan rapat-rapat para tetua yang sulitnya menemukan pemecahan masalah, hingga terlibatnya kaum muda untuk melindungi pulau kesayangan nya sendiri.

kuhanya ingin hidup dengan damai

awalnya mereka yang memiliki rasa ingin tahu dunia luar yang masih menjadi misteri, namun karena pembantaian dengan alasan yang tak masuk akal tersebut, telah membuat buta pandangan beberapa karakter dalam ceritanya.

ternyata dunia luar yang selama ini mereka idam-idamkan tak seindah apa yang selama ini dibayangkan. ternyata begitu kejam.dan karena ini mereka berusaha untuk bertahan dan menghindari konflik sebisa mungkin.

namun perlawanan tetap dilakukan demi menghindari jatuhnya banyak korban dipihak falaina, hal ini terlihat ketika mereka berusaha untuk menenggelamkan kapal musuh.

namun beberapa karakter lainya tak menutup kemungkinan dengan mengetahui dunia luar dan meminta bantuan orang lain dapat menyelesaikan beragam masalah yang menimpa falaina.

dan saya menganggap anime ini merupakan tipe anime survival – Fantasy yang begitu epic. kisah mereka yang awalnya hidup damai namun waswas dengan sebagian penduduknya mengalami kematian dini serta rasa ingin tahu dunia luar, berubah menjadi bertahan hidup dari serangan para tentara kerajaan yang punya dendam dengan para orang-orang pendahulu Falaina.

lalu bagian akhir mereka berusaha untuk bernegoisasi dengan orang luar yang kebetulan singgah di pulau tersebut.

Chakuro sang penulis arsip sejarah Falaina.

chakuro sang penulis arsip Falaina

karakter utama satu ini spesial banget, dimana mungkin terlihat dari luar ia tampil begitu cupu, namun tugasnya begitu bersejarah, ia menjadi penulis arsip dari pengalaman hidup para orang-orang di falaina, agar generasi masa depan dapat mengerti sejarah mengenai mereka yang dari masa lalu paus lumpur.

Artikel Lainya:  Review black bullet

namun sayang, kertas putih yang harusnya tertulis dengan tinta pena sejarah dan kisah pengalaman saat ini, terpaksa tercemar dengan darah dan air mata karena kejadian yang tak terduga.

yah, salah satu yang membuat kujira no kora begitu epic karena tugas chakuro disini sangat berat, ia harus menjadi saksi bisu atas kejadian yang membuat rekan nya gugur. dan terus menulis sebagai bagian arsip di kertas putih.sesakit apapun agar sejarah falaina tak tertelan oleh waktu dan zaman.

penilaian

setelah diatas saya kesana kesini berusaha menulis dan menuangkan rasa di hati ini mengenai Kujira no kora, saat nya bagian penilaian.

pertama lagu pembukanya berjudul Sono Saki e by RIRIKO, lagu ini pertama didengar begitu merinding karena nuansa fantasy nya begitu kuat. lagu yang menggambarkan dengan jelas kehidupan falaina yang begitu damai, lagu yang mungkin saja teman-pembaca sukai nantinya walau diputar berulang-ulang saya yakin gak membosankan.

lalu lagu penutupnya berjudul Hashitairo by rionos, lagu yang awalnya dimulai dengan petikan piano ini rasanya hanya akan membawa ke nuansa-nuansa jurang kesedihan. bagi teman-pembaca yang sudah nonton lagu satu ini tentu sangat membekas di hati, bahkan mimin sendiri sesekali mendengar lagunya buat merinding sampai ubun-ubun kepala sembari meengingat kisahnya buat baper.

lalu soal BGM nya saya agak lupa, namun iringan musik di dalam cerita secara keseluruhan terdengar begitu klasik dan nuansa fantasy nya yang tak pernah lepas.

lalu soal Grafis saya mungkin baru pertama ini melihat grafis ala J.C staff menyajikan anime fantasy dengan grafis yang unik dan menarik, studio satu ini berhasil mengangkat ceritanya begitu gemerlap dimata saya, namun potensinya mungkin tertutup bagi sebagian besar anime lovers lainya. ditambah grafis nya sedap dipandang membuat cerita dan grafik nya KLOP banget.

penutup

jadi sekian dari saya mengenai review Kujira no kora wa sajou ni utau kali ini, semoga reviewnya memuaskan teman-pembaca dan bisa jadi salah satu rekomendasi anime unggulan dari saya yang bergenre Fantasy – Supernatural serta Drama di dalamnya (maaf kelupaan menyinggung Drama dimana ceritanya memang begitu dramatis banget).

dan pesan dari saya, kuatkan hati teman-pembaca jika nonton anime ini, karena saya pun gak tau kesan yang mungkin teman-pembaca bisa hampir sama atau malah mungkin berbeda jauh nantinya dari versi saya diatas.

karena anime ini banyak sudut pandang yang dapat dinilai
dan hebatnya Kujira no kora wa sajou ni utau mampu mengubah pandangan saya mengenai anime Fantasy sejati yang ada tambahan “Drama” nya . ^_^

Rekomendasi Acak