Review anime Sakamichi No Appolon | Setiap Detiknya sangat Dramatis dan begitu emosional

Review Anime Sakamichi No Appolon



  Oke, saat nya mulai nih kumat kesamber petir , entah ada angin apa rasanya bawaan nya saya ingin ngereview anime terus. bisa juga dikatakan mengulas anime malah jauh lebih enjoyable untuk mengisi artikel blog ketimbang buat rekomendasi anime.

  kadang kasih list anime rekomendasi cepat bosan nya, dan seringkali lupa mengingat anime yang mau dimuat, jadi sementara lari dulu me review anime.


   tapi tenang saja, saya gak lari kok, nanti kalau timing nya tepat saya segera buat rekomendasi lagi.

    kali ini, setelah milih-milih akhirnya kepilih juga anime yang akan jadi pembahasan, yaitu Sakamichi No Appolon.

  salah satu anime yang saya tonton di bulan januari 2018 lalu, jadi sebenarnya review ini memang hutang pribadi saya, sempat berjanji ,mau mengulas nya.

  dan baru sekarang punya kesempatan di waktu luang, well anime satu ini memang luar biasa soal romance – drama nya, salah satu yang terbaik versi saya pribadi.

   dan untuk lengkap nya berikut ini mengenai sinopsis nya:

  simak juga artikel lainya:

 

Sinopsis


 Sakamichi No Appolon berkisah mengenai 3 sahabat sejati yang memiliki minat soal music jazz, karena musik lah ketiganya saling mengenal kepribadian masing-masing dan memahami apa arti sahabat yang sesungguhnya.

  anime music dengan setting latar cerita klasik di pertengahan hingga akhir dekade 1960-an.

  ceritanya berawal dari Nishimi Kaoru, seorang remaja laki-laki yang pindah dan tinggal dengan bibinya yang berada di wilayah Kyushu , kepribadian yang terlihat cupu, tubuh yang lemah dan suka menjadi penyendiri, dan suka marah-marah jika sesuatu hal yang  membuat ia trauma.

  di hari pertama sekolahnya, ia diperkenalkan dengan rekan sekelasnya, namun ada yang memberitahu kaoru untuk tidak terlibat dengan murid yang ada di belakang bangkunya, karena murid tersebut terkenal suka berbuat onar.

   saat istirahat , nishimi diajak keliling pengenalan seisi sekolah oleh Mukae Ritsuko, gadis berambut Twintail yang manis ini merupakan ketua kelas barunya, namun ada hal tak terduga.

   karena suatu hal, kaoru mengenal murid cowok bernama Kawabuchi Sentarou. murid yang dimaksud sebagai tukang berbuat onar. karena keadaan mendesak kaoru meminta kunci atap atas sekolah kepada sentarou. dari sini hubungan kekerabatan mulai terjalin.

  terlebih sentarou dan ritsuko merupakan tetanggan sebelah rumah dan sahabat sedari kecil.

  di suatu kesempatan , kaoru diajak ritsuko ke ruang bawah rumahnya di tempat Sen-boy berada. ia dikenalkan dengan kehebatan bermusik.

  Bagi nishimi, music merupakan hal yang lumrah karena ia sendiri merupakan seorang pianis music Klasik.

   namun kaoru kini diperkenalkan kehebatan music jazz sejati, dimana sentarou menjadi drummer, ayah ritsuko memainkan bagian bass/cello dan Katsuragi Junichi memainkan terompet.

 kaoru yang canggung akhirnya memainkan piano aliran jazz mengikuti alur mereka bertiga.sejak saat itulah kaoru perlahan mulai tertarik dengan music jazz dan ia ingin diakui oleh Sentarou.

Anak-Anak di lereng bukit

Review Anime Sakamichi No Appolon
yah. apa kesan teman-pembaca jika ketemu kawan sekolah baru kayak gini.

  Kesan pertama saya pribadi nonton anime ini, terhanyut dengan cara mereka berdua berkenalan, semua berawal ketika kaoru mengenal rekan sekelasnya paling disegani karena tingkahnya berandalan.

  hal ini diperparah dengan kaoru yang punya sindrom sulit berbaur dengan orang-orang/keramaian, jika hal itu terjadi, maka solusinya ia mencari ruang penuh keheningan.

  saya agak lupa kenapa kenapa kaoru bisa tau sentarou memegang kuncinya, namun ia mengambil paksa kunci atap sekolah untuk mendapatkan tempat keheningan.

  dan akhirnya kesan kekerabatan antara kaoru dan sentarou ketika keduanya hujan-hujanan bersama diatas sekolah, dan yeah ini merupakan hal yang sangat berkesan walau terlihat sederhana.

  tentu yang saya tulis diatas, ada hubungan nya dengan sub judul artikel ini, dan yeah jalanan pulang / pergi ke sekolah  yang menanjak dan menurun ini yang menjadi ide judul anime nya dengan arti ” anak-anak di lereng bukit”

  ketika lihat di scene opening nya, terlihat jelas di detik-detik terakhir keduanya berlari menuruni lereng bukit secara riang .

  karena sejatinya, lereng bukit menuju sekolah tersebut menjadi saksi bisu tentang rasa persahabatan mereka bertiga.

   ketiganya tak lepas dari jalanan turunan atau tanjakan tersebut , karena jalanan tersebut penghubung ketiganya ke sekolah, pulang ke rumah atau bersama-sama untuk berlatih musik bersama ( antara Kaoru dan sentarou).

  saya sangat suka dengan judul nya yang enggak nyambung sama sekali dengan cerita.

  well namun ketika sudah nonton, Teman-pembaca akan tau mengapa anime ini memiliki judul dengan arti anak-anak di lereng bukit karena itu merupakan saksi ketiganya pernah sekolah, belajar hingga latihan bersama.

Setiap Detiknya sangat Dramatis dan begitu emosional.

Review Anime Sakamichi No Appolon
ketiganya memulai kisah kasih di sekolah yang dramatis/emosional


  Masuk ke inti ulasan, Sakamichi no Appolon, anime nya memang sangat-sangat berkesan. karena memadukan unsur romance yang begitu epic dan drama yang terasa Dramatis. dan jangan lupakan Music nya sebagai pengiring cerita yang paling berpengaruh.

  saya katakan diatas music sebagai pengiring, karena secara keseluruhan ceritanya gak terlalu fokus ke soal Musik, mungkin persentase nya sekitar 25 – 35 % dari keseluruhan cerita.

  Namun jangan salah, saya katakan diatas berpengaruh karena dengan music lah kedua karakter cowok nya menemukan banyak persamaan perasaan dan keadaan.

  di sisi lain music membuat mereka sadar mengenai perbedaan antara Kaoru dengan Kawabuchi mulai dari status sosial, keluarga, perasaan , selera music hingga impian mengenai masa depan.

 karena itulah, ekspresi emosional nya sangat terasa di setiap detiknya , rasanya saya sendiri sering mau meledak soal hati yang nggak sanggup menahan serentetan emosional yang serentak diperlihatkan dalam waktu yang bersamaan.

    kadang dalam hitungan menit, dan lebih sadisnya hanya hitungan detik emosional jajaran para karakter utama cepat berubah nya, hal ini memancing unsur drama yang begitu kuat.

  saya akui belum pernah nonton anime sesadis ini soal perasaan yang dicampur aduk jadi satu.

  untung saja sakamichi no appolon tidak memuat komedi konyol seperti kebanyakan anime rom-com lainya.

  walau demikian emosi tertawa tetap dirasakan kaoru dan yang lainya, namun hal itu komedi nya terkesan minim tersampaikan kepada para penonton nya.

  karena hal-hal yang mereka anggap lucu merupakan hal yang penting untuk memperkuat rasa kekerabatan.

  well, kembali ke unsur drama, walaupun ini anime bertema anak sekolahan SMA, namun karena unsur drama kehidupan nya begitu luar biasa bagus, saya menganggap sakamichi no appolon termasuk tipe drama – josei sekelas Hachimitsu to clover jika itu menyangkut soal romance.

  ceritanya begitu dewasa banget, mereka banyak belajar mengenai sandiwara hidup penuh nilai kehidupan . secara garis besar, slice of life anime ini benar-benar nampol alias nendang.

  namun disisi lain, anime ini ,mungkin sulit dimengerti isi ceritanya bagi anime lovers kebanyakan, walaupun hubungan para karakter nya sederhana.
    namun karena eksekusi cerita yang luar biasa gilanya. membuat sakamichi no appolon hanya dapat menghibur sebagian kecil orang saja.

  sederhana soal cerita, namun tidak sesederhana yang teman-pembaca bayangkan jika antara romansa, drama, nilai kehidupan dan musik dipadukan menjadi 1. dibilang rumit juga bukan, dan dikatakan membingungkan juga tidak sepenuhnya benar.

  mungkin saya anggap, ceritanya gampang-gampang susah, atau kebalikan nya susah-susah gampang. terlihat bias tergantung kesan penonton nya masing-masing.

  oh iya lupa, yang terakhir bagian romance, hubungan kasmaran antar para karakter yang begitu dilematis dan terasa sendu. kadang isi hati sulit diungkapkan dengan kata-kata.

   karena pada dasarnya rasa sesak di dalam dada menahan yang namanya cinta itu gak bisa dirasakan langsung oleh targetnya, namun bisa saja hal itu berubah dan target yang dimaksud perlahan kian mengerti ketika kata-kata yang berbicara, ketika ucapan penuh ekspresi emosional tersampaikan.

  namun disisi lain, ketika perasaan sulit diutarakan dengan ucapan, maka gerak-gerik tindakan dan bahasa tubuh kerapkali tampil dan hal ini menambah nuansa drama hingga romansa serta musik hingga nilai kehidupan di tiap detiknya sangat berarti.

  dan kadang music yang mengalun mewakili perasaan mereka.

  jiwa-jiwa muda yang dilanda tebar pesona membuat semakin lengkap lah sakamichi no appolon sangat disarankan para anime lovers yang suka anime Romance – Drama sejati, jika suka kedua genre diatas, maka dijamin suka slice of life dan music di dalam nya.

 karena anime ini hanya dapat dinikmati story nya oleh sebagian kecil orang. dan beruntungnya saya pribadi mendapat kesan luar biasa ketika bagian fist impression diawal-awal episode.

  jadi intinya saya jatuh hati sama sakamichi no appolon. salah satu anime romance – Drama terbaik deh.

Sulit ditandingi anime sejenis


  saya sampai buat hal seperti ini, karena anime ini memang banyak keunggulan nya. jauh lebih baik dari shigatsu wa kimi no uso soal penyampaian ceritanya.  terkesan josei namun gak mirip sama sekali dengan white album.

  gak terkesan buat sakit hati seperti white album 2 yang ada ada adegan “eue” nya, di sakamichi no appolon anime nya sehat, gak ada hal ngeres begituan.

  2 man 1 woman, namun gak ada mirip-miripnya dengan fukumenkei noise, dan gak nyambung jika saya bilang anime ini ada miripnya dengan nodame cantabile.  bahkan sekelas anime ef: a tales of melodies dengan genre yang sama masih terasa lebar perbedaan nya.

klimaks cerita seperti “banting setir”

  
  uwoooh, saya hampir lupa dengan hal satu ini, padahal ini gak kalah pentingnya, menyinggung mengenai klimaks di bagian cerita, kesan nya memang seperti mobil yang menanjak hampir mendekati bukit.

  namun mendadak banting setir dan mobil tersebut hampir masuk jurang, dalam keadaan ringsek parah, namun ajibnya tidak terjatuh, dan mobil tersebut sampai di bukit tujuan walau butuh waktu yang lama.

  well mungkin perumpamaan nya terkesan aneh, namun hal ini hanya dapat dipahami bagi teman-pembaca yang kebetulan sudah nonton anime nya. dijamin akan bergumam “setuju banget dengan perumpamaan diatas”.

  karena nantinya cerita mencapai klimaks, akan ada moment yang buat nyesek yang melanda ketiganya, namun seiring waktu berlalu akhirnya di bagian ending ketiganya bersama-sama dalam moment yang tak terlupakan.

Latar cerita bertema klasik menambah nilai historical.

  menyinggung sedikit soal ini . yang menarik latar ceritanya di jaman tahun 60-an dimana dunia mengalami revolusi pasca perang dunia ke 2, anime ini masih belum banyak memperlihatkan kegermelapan dunia.

  menambah nilai historical yang buat saya kangen nonton lagi dan kadang ngebayangin hidup di jaman mereka bertiga di tahun 60-an yang klasik.

  kesan nya seakan kita merasa hidup diantara mereka bertiga di jaman serba sederhana.

penilaian.

Review Anime Sakamichi No Appolon
semuanya adu kemampuan music berada di sini

   anime adaptasi manga ini, memiliki desain karakter yang terlihat sederhana, namun memikat dan terlihat realistis.

   soal grafis, tampil sedang-sedang saja, seakan anime ini memang di setting dengan grafis sederhana lebih memberatkan soal cerita, namun logika saya menerima nya, dan grafis bukan lah yang utama di sakamichi no appolon.

   apalagi anime romance – Drama ini bertema latar cerita di zaman klasik, jadi hal sederhana kadang bisa tampil begitu luar biasa.

   menilai soal music , OP yang berjudul Sakamichi no melody by yuki, seakan mengisahkan ketiganya pernah bersama menuruni lereng bukit diiringi music dan kebersamaan tersebut tak terlupakan. lagu yang nyambung dengan isi cerita.

lalu ED nya berjudul altair by Motohiro hata meets sakamichi no appolon, menjadi ajang moments bernostalgia dari episode ke episode , jadi lagu ini memang memberikan gambaran tentang mereka di setiap episode nya, well lagu yang nyantai namun sangat berkesan.

  soal BGM, anime ini memang sugoi  banget soal jazz nya, ada beberapa jazz nuansa klasik musik ala amerika ini memang memenuhi insert song nya, namun bagian BGM durasi pendek nya terdengar begitu asyik.

  dan nuansa yang dihadirkan masih gak jauh-jauh dari jazz, namun BGM nya kadang bernuansa romance, kadang nuansa slice of life, kadang bernuansa drama, menyesuaikan dengan alur cerita.  

penutup.

  OKe, jadi inilah review dari anime sakamichi no appolon dari saya. ulasan apa adanya yang cukup untuk “manas-manasin” teman-pembaca untuk nonton anime nya, maka buktikanlah apakah omongan saya diatas benar gak sesuai dengan kesan dan ketertarikan selera teman-pembaca masing-masing.

  dan sedikit menyinggung nih untuk rekan saya anmey21, kapan nonton anime ini. sebelum keburu bubar (haha seperti konser saja). yah segera ditonton yah sobat. karena anime ini memang banyak hal spesial yang mungkin masih sulit diungkapkan.

   cukup sekian artikel review ini. semoga memuaskan minat teman-pembaca semuanya.  ^_^  .

Review Anime Sakamichi No Appolon
saksikanlah kisah kami yang begitu menyentuh  ^_^

Rekomendasi Acak

Artikel Lainya:  Review Hanasaku iroha | kisah kehidupan seorang gadis menjalani hidup lebih mandiri,dramatis dan romantis