Udon no Kuni no Kiniro Kemari Review ( Fall 2016) ” Kenangan Kepada ayah dan ibu Yang Terbangun Kembali”

     Hallo semuanya semoga ga pada bosen ketemu gw lagi heheh, emm entah mengapa gw lagi bersemangat banget buat bikin artikel review nie, jadi gw mohon buat teman-pembaca ga pada suntuk dengan tulisan gw.

Alternative Titles
☆ English : Poco’s Udon World
☆ Japanese : うどんの国の金色毛鞠
Information
☆ Type : TV
☆ Episodes : 12
☆ Status : Finised Airing
☆ Aired : Oct 9, 2016 
☆ Premiered : Fall 2016
☆ Broadcast : Sundays at 01:55 (JST)
☆ Producers : VAP ,Nippon Television Network Corporation, NipponTelevision Music Corporation, Nishinippon Broadcasting Company, Dai Nippon Printing, Shinchosha Publishing
✩ Licensors : Unknown
✩ Studios : LIDENFILMS
✩ Source : Manga
☆ Genres : Fantasy, Seinen, Slice of Life
☆ Duration : 22 min. per ep.
☆ Rating : PG-13 – Teens 13 or older
          Tapi kan ada bung Piqih yang selalu buat artikel anime rekomendasi buat teman-pembaca semuanya, jadi mungkin nie adalah yang bisa gw bikin tentang Review dulu hehe.
     Di pertemuan kali ini gw bakalan reviews anime musim fall lagi 2016 ( sorry nie musim fall Mulu ), yang berjudul Udon no Kuni no Kiniro Kemari atau dalam bahasa Inggris nya dengan judul Poco’s Udon World, yang sebenarnya anime ini ga terlalu booming yang pas on going kemaren, tapi ternyata setalah di tonton ko malah asyik yah.
     Anime ini di angkat dari manga dengan judul yang sama karangan Nodoka Shinomaru, yang menceritakan seorang pria yang berprofesi tentang disainer web di Tokyo bernama Tawara Souta, setelah sekian lama Souta pergi dari kampung halamannya dia pun memutuskan untuk berlibur ke kampung halamannya di Kagawa tempat di mana di juluki negri udon, karena banyaknya restoran Udon di sana.
Siapakah anak kecil yang lucu ini ?

     Ketika Souta sampai di rumahnya di menemukan seorang anak laki-laki kecil yang ada di restoran Udon milik ayahnya dulu yang sudah tidak terpakai, dan tepat berada di penyimpan tepung, Souta pun  memberikan nama Poco kepada bocah itu.
     Seiring berjalanya waktu Souta dan Poco terus bersama sedikit demi sedikit Souta mulai mengingat akan kenangan masa kecilnya bersama ayyahnya dulu yang hampir dia lupakan.
     Sebentar apa yang terjadi dengan Souta dan ayyahnya kenangan apa sajakah yang teringat kembali oleh Souta, dan siapkah si bocah laki-laki ini yang muncul di hadapannya Souta, teman pembaca akan tau setelah nonton anime ini.
# Cerita Pelan Namun Pasti
      Udon No Kuni No Kiniro Kemari mulai cerita dengan pelan dan kurang menarik sebenarnya, Perkenalan para karatenya kurang kuat di awal cerita, apalagi pas pertemuan pertama Souta dengan Poco, agak kurang wah gitu apalagi mereka berdua adalah bagian penting dalam cerita.
Souta yang kembali ke kampung halamannya
Artikel Lainya:  Review Gyakkyou burai kaiji: ultimate survivor | anime game sekaligus psychological dengan sensasi gila

     Namun walaupun di awal cerita kurang menarik tapi anime ini terselamatkan dengan jokes yang cukup berahasil membuat gw sendiri tersenyum, karena jokes yang hadir di anime jokes yang mungkin sering di temukan di kehidupan sehari-hari.
      Akhirnya pelan tapi pasti anime ini menunjukan kekuatan cerita yang sesungguhnya, yang mungkin membuat Teman-pembaca terhanyut dalam cerita yang ada di anime ini.
# Sedikit Berbeda Dengan Anime Sejenis
      Emm mungkin anime dengan fokus cerita pada seorang yang harus menjaga anak kecil atau orang tua yang harus menjaga anaknya seorang diri,  kayak gini udah banyak anime lain yang udah bergentayangan, kayak Barakamon, Amaama to Inazuma, dan yang paling baru di musim winter ini Gakuen Babysitters, tapi walpaun gw baru setengah nonton dari anime di atas gw bisa simpulkan anime ini mempunyai sedikit hal yang berbeda dari anime sejenis lain.
       Ketika yang lain lebih fokus masalah tokoh utamanya saja di anime ini malah lebih banyak masalah yang terjadi yah kayak temennya Souta yang GA Mao di jodohkan dan harus segera menikah , terus khawatiran kakaknya Souta yang bakalan punya anak, tak lupa unsur gaibnya di suguhkan di sini, sehingga kita ga melulu di hadapan pada Souta dengan Poco saja.
       Apalagi tiap masalah kemungkinan memang terjadi di kehidupan nyata kita jadi masalah di anime ini lebih dekat dengan para penontonnya, dan menjadikan lebih ngena ajah pas nonton anime ini.
      Dan yang paling spesialnya adalah setiap akhir episode anime ini memberikan satu suguhan sebuah mini seri yang di tunjukan untuk bocah bocah, nie yang membedakan dengan anime sejenis lainya.
# Souta Dan Poco Yang Semakin Erat Dan Kita Ikut Terikat 
      Yah seiring berjalanya waktu kedua karakter ini semakin erat dalam hubungannya, awalnya Souta sangat merasa Giman gitu dengan si Poco ini namun pelan tapi pasti souta mulai merasakan kasih sayang kepada Poco.
Hubungan kedua orang ini semakin erat 
Artikel Lainya:  Review Tokyo Ghoul √A | lebih dramatis dari sebelumnya

      Apalagi Souta pun merasakan sesuatu kenangan akan dirinya dan ayyahnya dulu, ketika dia bersama sama Poko, dan sedingga membuat kita sebagai yang menonton bagitu terikat dengan kedua karakter ini.
     Puncaknya pada saat momen-momen yang membekas di kepala kita, langsung pecah ketika hal yang tak terduga terjadi kepada mereka berdua.
# Art Yang Ok
     Untuk urusan Art sang studio menjalankan tugas nya dengan sangat baik, apalagi desain kota Kagawa atau desa udon ini di desain dengan sangat sedemikan rupa dan bahkan mungkin memang ada kesamaan dalam desa Kagawa ini dengan apa yang ada di Kagawa aslinya.
Mantep kan 

     Para karakter mungkin biasa saja namun Poco adalah daya tarik tersendiri di anime ini dengan tingkah yang super polos dan belom ngerti apa-apa poco di desain dengan gemas dan membuat siapa saja yang liat pasti suka.
     Tata cahaya dan efek setiap momen yang terjadi di sini, di garap dengan maksimal dan pasti membuat yang menonton membekas di dalam pikirannya satu kata mantep.
# Musik Pantes Buat Masuk Ke List MP3 Teman-pembaca
     Opening yang berjudul WEAVER by S O S , sangat bersemangat apalagi bas dan hentakan drumnya yang membuat kita akan teringat perjuangan Souta dalam menangani si poco,

      Dan endingnya yang berjudul “Sweet Darwin” by GOODWARP… Lebih ke arah selow dan dari lirik dan musiknya mungkin agak sedikit sedih dan menggambarkan hati Souta yang teringat kembali kepada orang tuanya.
# Kesimpulan
      Mungkin untuk ide cerita anime ini udah terlalu banyak anime yang mengambil cerita kayak gini namun, Udon no Kuni no Kiniro Kemari memberikan sebuah sentuhan dan tambahan cerita yang membuanya sedikit berbeda yang mempunyai kelebihan.
      Apalagi hubungan Souta dan poco adalah kekuatan utama di anime Ini tak lupha masalah yang memang dekat Dangan kita membuat anime ini layak untuk di tonton.
      Ok sepertinya cukup sekian dari gw dan Mohon maaf kalo ada kesalahan dalam tulisan dan pembahasan dari gw, dan sampai ketemu di postingan berikutnya salam 21 😎 

+ Kelebihan
+ Cerita yang menyentuh 
+ Berbeda dengan anime sejenis 
+ Adanya mini seri di setiap akhir episode 
+ Poco yang menggenasakan
– Kekurangan
– Telat panas 
– cerita terasa kecepatan menjelang akhir episode 
# Cocok Untuk
      Ingin belajar jadi orang tua yang baik 
# Tidak Cocok Untuk 
     Yang blom siap buat punya anak 
(Visited 17 times, 2 visits today)

Rekomendasi Artikel Lainya